Lebak, Bantentv.com – Menjelang berbuka puasa, suasana Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, tampak hidup. Pedagang kolang kaling dan cincau ramai dikunjungi warga yang ingin menyiapkan menu berbuka puasa.
Kolang kaling, cincau, cendol, hingga rumput laut menjadi pilihan favorit masyarakat.
Harganya pun beragam, mulai dari Rp 5.000 per kilogram untuk cincau, Rp 20.000 per kilogram untuk kolang kaling. Untuk sekoteng, dijual empat kantong seharga Rp 5.000..
Agus, salah satu pedagang kolang kaling dan cincau, mengaku bahwa setiap Ramadan, penjualan bahan makanan dan minuman ini meningkat drastis.
“Setiap Ramadan, penjualan meningkat pesat. Omset pun naik sampai 80 persen,” ungkap Agus.
Baca Juga: Berkah Perajin Kolang-Kaling Jelang Ramadan
Menurut Agus, meski harga mengalami kenaikan, namun pembeli tetap ramai jika dibandingkan dengan hari biasa.
“Pembeli tetap ramai. Saya bisa menjual hingga 2 kwintal sehari,” ujarnya.

Salah satu pembeli, Laras, mengatakan dirinya membeli cincau untuk menu berbuka.
“Saya biasanya campur cincau dengan minuman manis atau sekoteng, supaya lebih segar saat berbuka,” katanya.
Selain menjadi momen konsumsi masyarakat, peningkatan penjualan ini juga menunjukkan peluang ekonomi bagi pedagang musiman.
Pasar tradisional pun menjadi pusat kegiatan sosial sekaligus persiapan kuliner Ramadan bagi warga Lebak.