Bantentv.com – Mudik Gratis Kemenhub 2026 resmi dibuka mulai hari ini, Sabtu 1 Maret 2026, dengan kuota terbatas untuk 34 kota tujuan. Masyarakat dapat mendaftar secara daring melalui laman nusantara.kemenhub.go.id sebelum quota habis.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan persiapan Angkutan Lebaran 2026 dilakukan secara komprehensif dan sistematis.
“Hal inilah yang menjadi dasar kita bersama untuk tetap menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara komprehensif,” ujar Dudy dalam keterangan resminya.
Berdasarkan prediksi Kemenhub, Jawa Barat menjadi provinsi dengan potensi lonjakan pemudik tertinggi, mencapai 30,97 juta orang. Disusul DKI Jakarta sebanyak 19,93 juta orang dan Jawa Timur 17,12 juta orang.
Baca Juga: Kemenhub Siapkan Empat Pelabuhan di Banten untuk Mudik Lebaran 2026
Sehingga, untuk mendukung kelancaran arus mudik, Kemenhub menyiapkan 31 ribu unit bus dan 629 kapal secara nasional.
Khusus program mudik gratis angkutan jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyediakan 401 unit bus dengan kapasitas 15.834 penumpang untuk arus mudik dan balik.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyampaikan pendaftaran akan ditutup saat kuota habis.
“Pendaftaran dibuka mulai 1 Maret 2026 dan akan ditutup ketika kuota terpenuhi,” ujar Aan.
Mudik Gratis Kemenhub 2026 Layani 34 Kota di 10 Provinsi
Program ini melayani 34 kota tujuan di 10 provinsi, di antaranya:
Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, dan Tulungagung.
Sementara itu, untuk arus balik, keberangkatan disiapkan dari 12 kota, termasuk Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026 Telah Dibuka, Ini Ketentuan dan Alur Pendaftarannya
Di sisi lain, Kemenhub memastikan seluruh armada telah melalui inspeksi keselamatan (rampcheck) guna menjamin keamanan perjalanan.
Masyarakat diimbau tidak mendaftar di lebih dari satu program mudik gratis agar tidak terjadi duplikasi data.