Bantentv.com – Banyak masyarakat mulai bertanya kapan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah akan jatuh pada tahun 2026. Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menetapkan awal Syawal melalui Sidang Isbat yang digelar pada 19 Maret 2026.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, mengatakan sidang penetapan tersebut akan dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.
“Sidang isbat merupakan ruang musyawarah yang mempertemukan data hisab dan laporan rukyat dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia,” ujar Arsad, dalam keterangan resminya, Sabtu 14 Maret 2026.
Sidang ini menjadi mekanisme resmi pemerintah untuk menentukan awal bulan Syawal. Awal bulan Syawal menandai perayaan Hari Raya Idulfitri bagi umat Islam di Indonesia.
Baca Juga: Ramadan Hari ke-24, Kapan Idul Fitri 2026? Ini Prediksi Tanggal Lebaran
Dalam prosesnya, pemerintah akan mempertimbangkan dua metode utama, yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit awal bulan hijriah.
Berdasarkan data Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, ijtimak menjelang Syawal 1447 H diperkirakan terjadi pada 19 Maret 2026 sekitar pukul 08.23 WIB.
Pada hari yang sama, posisi hilal diperkirakan berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0 derajat 54 menit hingga 3 derajat 7 menit. Selain itu, sudut elongasi sekitar 4 hingga 6 derajat.
Untuk memastikan hasil perhitungan tersebut, Kementerian Agama akan melakukan rukyatul hilal di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. Pemantauan dilakukan mulai dari Aceh hingga Papua.
Keputusan Idulfitri Menunggu Sidang Isbat
Hasil pengamatan hilal dari seluruh wilayah Indonesia akan dimusyawarahkan dalam Sidang Isbat bersama para ulama. Selain ulama, pakar astronomi serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam juga akan terlibat.
Keputusan resmi mengenai awal Syawal kemudian akan diumumkan kepada masyarakat.
“Jika ditanya kapan Hari Raya Idulfitri, kami mengimbau masyarakat menunggu hasil Sidang Isbat pada 19 Maret 2026,” kata Arsad.
Arsad juga menanggapi adanya sebagian pihak yang telah lebih dulu memperkirakan Idulfitri jatuh pada 20 Maret 2026.
Baca Juga: Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah
Menurutnya, perbedaan metode dalam menentukan awal bulan hijriah merupakan hal yang telah lama dikenal dalam tradisi keilmuan Islam.
Meski demikian, pemerintah mengajak masyarakat untuk menjadikan hasil Sidang Isbat sebagai rujukan bersama.