Lebak, Bantentv.com – Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, memimpin rapat optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di ruang kerjanya, Rabu, 25 Februari 2025.
Rapat tersebut difokuskan pada upaya memperkuat strategi peningkatan PAD melalui pengelolaan potensi sumber pendapatan yang dimiliki Kabupaten Lebak.
Dalam pertemuan itu, dibahas langkah-langkah strategis untuk mendorong kenaikan PAD secara terukur dan berkelanjutan.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain retribusi Pedagang Kaki Lima (PKL), pajak restoran, pengelolaan aset daerah, retribusi tempat wisata, hingga optimalisasi kepatuhan para wajib pajak. Seluruh potensi tersebut dinilai memiliki kontribusi penting terhadap peningkatan PAD.
Wakil Bupati menegaskan bahwa setiap sumber PAD harus dikelola secara profesional, akuntabel, dan berbasis data agar mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Baca Juga: Pemkab Lebak Imbau Rumah Makan dan Tempat Hiburan Patuhi Aturan Selama Ramadan 1447 Hijriah
“Upaya ini dilakukan guna menggali potensi pendapatan daerah secara maksimal tanpa mengesampingkan prinsip keadilan, transparansi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat serta pengawasan yang konsisten untuk menjaga efektivitas penerimaan PAD.
Pembinaan kepada pelaku usaha dan wajib pajak, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap kewajiban perpajakan daerah.
“Menurutnya, pajak dan retribusi yang dibayarkan akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta program kesejahteraan,” Jelasnya.
Selain penguatan sektor konvensional, Pemerintah Kabupaten Lebak juga mendorong terobosan baru melalui digitalisasi dokumen dan sistem perpajakan daerah.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses administrasi, meningkatkan efisiensi layanan, sekaligus meminimalisasi potensi kebocoran PAD.
Melalui rapat tersebut, Pemkab Lebak menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan PAD sebagai penopang utama pembiayaan pembangunan.