BerandaBeritaPoliteknik Agraria STPN Sleman Buka Prodi Khusus di Bidang Agraria, Pertanahan, dan...

Politeknik Agraria STPN Sleman Buka Prodi Khusus di Bidang Agraria, Pertanahan, dan Tata Ruang

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), membuka program studi (prodi) khusus pada bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.

Dengan prodi itu, menjadikan Politeknik Agraria STPN sebagai salah satu perguruan tinggi yang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan kompetensi spesifik untuk mendukung pembangunan sektor agraria dan tata ruang di Indonesia.

Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad mengatakan, prodi di Politeknik Agraria STPN memiliki keunggulan yang tidak banyak dimiliki oleh perguruan tinggi lain yakni di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.

“Program studi di Politeknik Agraria STPN tidak banyak dimiliki perguruan tinggi lain. Pembelajarannya bersifat multidisiplin untuk membahas berbagai persoalan keagrariaan sehingga lulusannya dapat langsung mendukung tugas-tugas di bidang agraria, pertanahan, tata ruang, dan pengelolaan aset. Saat ini kami sedang membuka pendaftaran taruna dan taruni baru,”  jelas Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I.Y).

Baca Juga: Wujudkan Lulusan Siap Kerja, Politeknik Industri Petrokimia Banten Perkuat Sinergi dengan Puluhan Mitra Industri

Sementara itu, bagi lulusan SMA/sederajat yang tertarik menempuh pendidikan di bidang agraria dan tata ruang, Politeknik Agraria STPN telah membuka pendaftaran melalui Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027.

Pendaftaran tersebut dilakukan secara daring melalui laman sptb.stpn.ac.id. Pendaftaran tahun ajaran baru bagi calon taruna/i bisa dilakukan hingga 18 Juni 2026.

Siswa Politeknik Agraria STPN Sleman, D.I.Y
Siswa Politeknik Agraria STPN Sleman, D.I.Y

Adapun untuk menjadi calon taruna/i yang akan mendaftar, harus memenuhi sejumlah persyaratan umum, di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, serta memenuhi persyaratan kesehatan dan administrasi yang ditetapkan.

Selain jalur umum, Politeknik Agraria STPN juga membuka Jalur Kerja Sama Pemerintah Daerah sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam perjanjian kerja sama antara Politeknik Agraria STPN dan pemerintah daerah terkait.

Baca Juga: SNBP Bukan Akhir! Ini 8 Jalur Masuk Perguruan Tinggi yang Bisa Kamu Coba

Khusus untuk Program Studi Sarjana Terapan Survei, Pemetaan dan Informasi Pertanahan, para pendaftar harus berasal dari jurusan yang relevan, seperti IPA, Survei Pemetaan, Geomatika, Komputer, Bangunan, Pertambangan, Geologi, atau bidang lain yang linier.

Program studi ini juga membuka kesempatan bagi lulusan D1 Pengukuran dan Pemetaan Kadastral dengan IPK minimal 3,00 pada skala 4,00 dan usia maksimal 23 tahun per 31 Agustus 2026. Sementara untuk Iiformasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan seleksi, dan ketentuan pendaftaran dapat diakses melalui situs web stpn.ac.id.

Baca Juga: Cetak SDM Unggul Melalui Pendidikan Vokasi Petrokimia

Perguruan tinggi yang berlokasi di Kabupaten Sleman ini membuka empat program studi, di antaranya program Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, serta Sarjana Terapan Survei, Pemetaan dan Informasi Pertanahan.

Seluruh program studi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan SDM di sektor agraria, pertanahan, dan tata ruang yang terus berkembang.

Selain pendidikan akademik dan praktik lapangan, Taruna/i Politeknik Agraria STPN juga dapat mengembangkan kemampuan organisasi melalui berbagai wadah kemahasiswaan, seperti Dewan Perwakilan Taruna (DPT), Badan Senat Taruna (BST), Korps Taruna Bela Negara (KTBN), dan Urusan Dinas Dalam (Urdisdal).

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -