BerandaEkonomiIHSG Ambles 4,52 Persen, Saham BBCA hingga TLKM Berguguran

IHSG Ambles 4,52 Persen, Saham BBCA hingga TLKM Berguguran

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan berat pada perdagangan awal pekan. Pada Senin, 8 Juni 2026, IHSG ditutup ambles 252,63 poin atau 4,52 persen ke level 5.342,14.

Pelemahan tersebut memperpanjang tren negatif pasar saham domestik dalam beberapa hari terakhir. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 5.317,91 hingga 5.523,94.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turut menyusut menjadi Rp8.438,62 triliun seiring derasnya aksi jual investor.

Data RTI menunjukkan hanya 78 saham yang berhasil menguat. Sebaliknya, sebanyak 661 saham melemah dan 78 saham lainnya bergerak stagnan.

Tekanan terjadi merata di seluruh sektor. Sektor industri menjadi yang paling terpuruk dengan penurunan 6,39 persen.

Disusul sektor infrastruktur yang turun 6,29 persen, transportasi 5,58 persen, serta teknologi yang melemah 4,68 persen.

Sektor kesehatan terkoreksi 4,44 persen. Kemudian sektor barang konsumen non-primer turun 4,36 persen, barang konsumen primer 4,25 persen, energi 4,03 persen, bahan baku 4 persen, properti 2,92 persen, dan keuangan 2,82 persen.

Pelemahan juga tercermin pada sejumlah indeks utama. Indeks LQ45 turun 5,50 persen ke level 527.

Sementara Jakarta Islamic Index (JII) melemah 5,71 persen ke posisi 319. Indeks IDX30 terkoreksi 5,61 persen menjadi 298 dan indeks MNC36 turun 5,84 persen ke level 231.

Sejumlah faktor disebut menjadi pemicu tekanan pasar. Mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, spekulasi rapat dewan gubernur darurat, rumor pergantian Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia, hingga kekhawatiran penurunan peringkat kredit Indonesia oleh Standard & Poor’s.

Selain itu, pasar juga mencermati potensi perubahan status Indonesia dalam indeks MSCI serta respons investor terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.

Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran aksi jual. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 4,43 persen ke level Rp4.850 per saham.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah 5,47 persen ke level Rp2.590 per saham.

Tekanan paling dalam terjadi pada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang merosot 14,86 persen ke level Rp2.350 per saham.

Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga turun 8 persen ke level Rp2.530. Sementara saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terkoreksi 6,47 persen menjadi Rp130 dan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 6,42 persen ke level Rp1.385.

Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mampu mencatatkan kenaikan signifikan. PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) memimpin daftar top gainers setelah melesat 27,27 persen menjadi Rp168 per saham.

Kemudian PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 24,69 persen menjadi Rp2.020 dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) menguat 24,63 persen menjadi Rp167.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga naik 22,99 persen menjadi Rp1.605, sedangkan PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) menguat 20,59 persen menjadi Rp123.

Di sisi lain, PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) dan PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) masuk dalam daftar saham dengan pelemahan terdalam setelah sama-sama turun 15 persen.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -