Bantentv.com – Belakangan ini, setelah dunia kuliner diramaikan oleh tren Dubai Chocolate, yaitu cokelat premium berisi krim pistachio dan kunafa renyah yang berasal dari Timur Tengah.
Popularitasnya melejit setelah banyak video di media sosial memperlihatkan sensasi memecahkan lapisan cokelat tebal dengan isian hijau pistachio yang lumer dan berpadu dengan tekstur kunafa yang kriuk. Tren ini kemudian berkembang menjadi berbagai kreasi dessert, mulai dari mochi, croissant, cheesecake, hingga brownie.
Salah satu yang paling menggoda adalah Dubai Chocolate Brownie. Bayangkan sepotong brownie cokelat yang fudgy, dilapisi campuran pistachio kunafa yang gurih-manis, lalu diselimuti ganache cokelat mengilap di bagian atasnya.
Dalam satu gigitan, ada rasa cokelat yang intens, pistachio yang kaya rasa, serta sensasi renyah dari kunafa yang membuat siapa saja sulit berhenti di satu potong.
Dessert ini sebenarnya merupakan bentuk kreativitas dari resep Dubai chocolate yang viral. Kunafa atau kataifi sendiri adalah adonan filo yang disuwir halus dan banyak digunakan dalam hidangan manis khas Timur Tengah. Ketika dipadukan dengan pistachio butter dan cokelat, lahirlah kombinasi rasa yang unik sekaligus mewah.
Baca Juga: Dumpling Lasagna Viral, Kreasi Unik Perpaduan Dimsum dan Lasagna Patut Dicoba Dirumah
Resep Dubai Chocolate Brownie
Bahan Brownie
- 112 gram dark chocolate (54%)
- 150 gram mentega tawar
- 2 cubit garam
- 3 butir telur
- 185 gram gula pasir
- ½ sendok teh vanilla extract
- 78 gram tepung terigu protein sedang
- 38 gram bubuk kakao
Bahan Pistachio Kunafa
- 200 gram kunafa atau kataifi, sangrai hingga renyah
- 250 gram pistachio butter
- 75 gram white chocolate, lelehkan
- Bahan Topping Ganache
- 100 gram dark chocolate
- 80 gram whipping cream
- 15 gram mentega
Cara Membuat
- Membuat Brownie
- Lelehkan dark chocolate, mentega, dan garam dengan teknik tim atau microwave. Sisihkan hingga hangat.
- Kocok telur, gula pasir, dan vanilla extract sampai gula larut dan adonan sedikit mengembang.
- Tuangkan campuran cokelat leleh ke dalam adonan telur sambil diaduk perlahan.
- Masukkan tepung terigu dan bubuk kakao yang sudah diayak. Aduk hingga tercampur rata.
- Tuang ke dalam loyang yang telah dialasi kertas roti.
- Panggang dalam oven suhu 170 derajat Celsius selama 25–30 menit atau hingga matang. Dinginkan.
- Membuat Lapisan Pistachio Kunafa
- Sangrai kunafa sampai berwarna keemasan dan teksturnya garing.
- Campurkan kunafa dengan pistachio butter dan white chocolate leleh.
- Aduk hingga seluruh kunafa terbalut sempurna.
- Membuat Ganache
- Panaskan whipping cream hingga hampir mendidih.
- Tuangkan ke atas dark chocolate cincang dan mentega.
- Diamkan satu menit, lalu aduk hingga halus dan mengilap.
- Penyelesaian
- Ratakan campuran pistachio kunafa di atas permukaan brownie yang telah dingin.
- Siram dengan ganache cokelat, lalu ratakan.
- Simpan di dalam lemari pendingin sekitar 30–60 menit agar lapisan atas mengeras sempurna.
- Potong-potong sesuai selera dan sajikan.
Tips Membuat Dubai Chocolate Brownie yang Sempurna
- Gunakan dark chocolate berkualitas baik agar rasa brownies lebih kaya dan tidak terlalu manis.
- Jangan memanggang brownie terlalu lama. Tekstur fudgy justru menjadi daya tarik utama dessert ini.
- Pastikan kunafa benar-benar renyah sebelum dicampur dengan pistachio butter agar sensasi kriuk tetap terasa.
- Jika sulit menemukan pistachio butter, Anda bisa membuatnya sendiri dengan menghaluskan pistachio sangrai hingga menjadi pasta.
- Dinginkan sebelum dipotong supaya lapisan pistachio dan ganache lebih rapi saat disajikan.
Dubai Chocolate Brownie menjadi bukti bahwa perpaduan cita rasa tradisional Timur Tengah dengan dessert modern mampu menciptakan sesuatu yang istimewa. Tak heran jika kreasi ini begitu digemari. Ada rasa cokelat yang memanjakan, sentuhan pistachio yang elegan, serta kerenyahan kunafa yang membuat setiap potongnya terasa berbeda.
Jika Anda sedang mencari ide dessert untuk keluarga atau suguhan saat berkumpul bersama teman, Dubai Chocolate Brownie ini layak masuk daftar resep yang wajib dicoba. Sekali mencicipi, Anda akan mengerti mengapa tren ini berhasil mencuri perhatian pecinta kuliner di berbagai belahan dunia.