Lebak, Bantentv.com – Ketidakstabilan ekonomi global berdampak pada penjualan hewan kurban di Kabupaten Lebak. Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, penjualan hewan di salah satu lapak hewan kurban mengalami penurunan pembelian.
Salah satu penjual hewan kurban, Sulaeman Effendi, menuturkan biasanya ia dapat menjual sekitar 80 hingga 120 ekor sapi. Namun untuk tahun ini, pemilik lapak hanya menyediakan 42 ekor sapi, dan yang sudah terjual sebanyak 25 ekor sapi.
“Biasanya kami bisa menjual sekitar 80 sampai 120 ekor sapi, tapi tahun ini hanya 42 ekor yang kami sediakan dan 25 ekor sudah terjual,” ujar Sulaeman Effendi.
Baca Juga: Lalu Lintas Hewan Kurban dari Sumatera ke Banten Meningkat 30%
Untuk harga jual, Sulaeman menjual sapi kurban jenis limosin seharga 33 juta rupiah, sedangkan untuk sapi Kupang dan Bali dijual 15 juta rupiah per ekornya.
Menurut Sulaeman, penurunan daya beli hewan kurban disebabkan kondisi ekonomi global yang sedang tidak stabil.
“Saat ini daya beli memang menurun, kemungkinan besar karena kondisi ekonomi global yang sedang tidak stabil,” katanya.
Baca Juga: Sapi 1,1 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan Gubernur Banten untuk Warga Tak Mampu
Meski penjualan hewan kurban mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, hewan kurban milik Haji Sulaeman Effendi sudah banyak dipesan.
Editor : Erina Faiha