Serang, Bantentv.com – Setiap hari Minggu, Car Free Day (CFD) KP3B Serang menjadi magnet bagi warga yang ingin berolahraga, bersantai, sekaligus wisata kuliner, mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Melalui kegiatan CFD, masyarakat menikmati suasana tanpa kendaraan, berolahraga, mencicipi jajanan khas, hingga berbelanja produk lokal.
Pengelola telah menata area CFD dengan memisahkan jalur olahraga dan area berdagang, sehingga kegiatan berlangsung lebih tertib.
Warga memanfaatkan ruang terbuka ini untuk berbagai aktivitas, mulai dari jalan santai, jogging, hingga sekadar bersosialisasi dengan keluarga dan komunitas.
Tidak hanya untuk berolahraga, CFD KP3B juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM. Sejumlah pedagang makanan dan minuman memanfaatkan momen ini untuk memasarkan produk mereka.
Baca Juga: Seperti Pasar Tumpah, DLH Kota Serang Panggil Penyelenggara CFD
Reni, salah satu pelaku UMKM lokal yang rutin berjualan sejak awal CFD dibuka, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Kalau sehari-hari saya jualan di rumah, kebanyakan pemesannya lewat online. Nah, kalau hari Minggu bisa sekalian promosi langsung di sini,” ujarnya, Minggu, 28 September 2025.

Menurutnya, selain ramai pengunjung, CFD di KP3B juga memberikan keuntungan lebih karena pedagang tidak dikenakan biaya.
“Iya gratis, nggak ada bayaran. Cuma sistemnya siapa cepat dia dapat. Jadi kalau mau dapat tempat yang strategis, harus datang lebih pagi,” jelasnya.
Lebih dari Sekadar Olahraga
Sementara itu, Yana, salah seorang pengunjung, mengaku baru pertama kali mengikuti CFD di KP3B. Biasanya ia memilih CFD di alun-alun, namun kali ini ia merasakan perbedaan.
“Pertama kali ke sini kesannya lebih enak. Untuk olahraga lebih nyaman, karena tempatnya luas. Tempat area kulinernya juga dipisah dengan area untuk jalan kaki, bisa lebih leluasa,” ungkapnya.
CFD di KP3B Serang tidak hanya menjadi ajang berolahraga dan rekreasi, tetapi juga ruang interaksi sosial sekaligus efektif bagi UMKM memperluas pasar.
Kehadiran CFD ini menunjukkan bagaimana ruang publik dapat dimanfaatkan secara multifungsi untuk kesehatan, ekonomi, dan kebersamaan masyarakat.