Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bertahan di posisi atas atau bergerak ke zona hijau hingga akhir perdagangan hari ini, Kamis, 7 Mei 2026.
Berdasarkan data BEI, IHSG melesat 81,85 poin atau 1,15 persen ke 7.174,32 usai bergerak dari kisaran level terendah 7.107,18 ke level tertinggi 7.207,08.
Dikutip dari Warta Ekonomi, penguatan indeks juga ditopang oleh sentimen global terkait koreksi harga minyak mentah karena meredanya kecemasan akan meningkatnya kembali eskalasi konflik AS-Iran.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, secara resmi mengumumkan operasi militer AS terhadap Iran telah berakhir.
Rubio menjelaskan, bahwa militer AS kini beralih pada Project Freedom, yakni sebuah operasi yang diluncurkan Pentagon pada Senin 4 Mei untuk mengawal kapal-kapal komersial yang terdampar agar bisa keluar dari Selat Hormuz.
Rubio menjelaskan, prioritas utama Washington saat ini adalah mengamankan dan membuka kembali jalur energi global yang krusial tersebut.
Sentimen positif tersebut berpengaruh terhadap pergerakan saham pada sore ini yang didominasi tren positif. Terdapat 361 saham hari ini yang bergerak naik, meski 295 saham terpantau bergerak turun dan 160 saham tidak bergerak atau stagnan.
Baca Juga: Menguat 0,50 Persen, IHSG Ditutup ke Level 7.092
Adapun dalam penutupan perdagangan hari ini, delapan sektor berhasil menguat, di antaranya kesehatan 2,01 persen, keuangan naik 1,98 persen, properti 1,33 persen, infrastruktur 1,29 persen, industrial 1,03 persen, barang konsumen primer 0,88 persen, teknologi 0,48 persen, dan barang konsumen non primer 0,44 persen.
Sementara di zona merah, terdapat tiga sektor, yakni bahan baku yang anjlok ke 1,62 persen, transportasi turun 1,36 persen, dan sektor energi terpantau jatuh ke 1,24 persen.
Di akhir sesi, IHSG telah mencatatkan volume perdagangan sebanyak 42 miliar lembar saham dengan frekuensi 2,6 juta kali. Serta, berhasil membukukan Rp22 triliun nilai transaksi dengan kapitalisasi pasar Rp12.808 triliun.
Adapun yang menempati posisi saham di top gainers diisi oleh PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) meroket 35 persen ke Rp162, PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) melesat 34,15 persen ke Rp220 dan PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) naik 25 persen ke Rp320.
Di jajaran top losers ada PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) anjlok 11,9 persen ke Rp111, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) terkoreksi 11,76 persen ke Rp4.200 dan PT Haloni Jane Tbk (HALO) jatuh 10,99 persen ke Rp81.