Selasa, Juni 25, 2024
BerandaInHouseFeatureFakta Menarik Tentang Gerhana Bulan Total

Fakta Menarik Tentang Gerhana Bulan Total

Serang, Bantentv.com – Tepat hari ini Selasa, 8 November 2022 Indonesia akan mengalami fenomena gerhana bulan total. Gerhana bulan total merupakan fenomena astronomi ketika seluruh permukaan bumi memasuki bayangan inti (Umbra) bumi. Fenomena ini dibagi menjadi 3 jenis antara lain gerhana bulan total, gerhana bulan sebagian, dan gerhana bulan penumbra.

Fenomena gerhana bulan total disebabkan oleh konfigurasi antara bulan, bumi, dan matahari yang membentuk sebuah garis lurus. Selain itu, bulan berada di dekat titik simpul orbit bulan, yakni perpotongan antara ekliptika (bidang edar bumi mengelilingi matahari) dengan orbit bulan.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut fakta menarik gerhana bulan total yang harus diketahui :

  1. Pasangnya air laut

Peristiwa gerhana bulan sangat berpengaruh pada kondisi permukaan laut. Pasalnya, fenomena alam tersebut menyebabkan gelombang laut mengalami kenaikan. Hal ini merupakan dampak dari kombinasi gravitasi bulan dan matahari yang menyebabkan pasang surut air laut.

Tingginya permukaan air laut, bahkan dapat memicu terjadinya banjir di wilayah pesisir. Itulah sebabnya, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menganjurkan masyarakat menjauhi pantai ketika gerhana bulan terjadi.

  1. Bisa dilihat dengan mata telanjang

Gerhana Bulan total dan hujan meteor yang terjadi pada November 2022 bisa disaksikan tanpa bantuan alat optik, cukup dengan mata saja. Namun, bisa juga diabadikan dengan merekam atau memotretnya menggunakan DSLR atau kamera all-sky dengan medan pandang 180 derajat.

  1. Durasi gerhana lebih dari satu jam

Dilansir dari laman Pusat Sains Antariksa LAPAN, durasi gerhana dari fase gerhana mulai hingga gerhana berakhir adalah 5 jam 57 menit 5 detik. Namun ini adalah kalkulasi durasi fase gerhana sebagian hingga gerhana sebagian berakhir. Sedangkan durasi gerhana bulan total 8 November 2022 ini akan berlangsung selama 1 jam 25 menit 44 detik.

  1. Bulan nampak berwarna kemerahan

Saat bulan memasuki umbra, warna umbra cenderung hitam. Ketika bulan seluruhnya berada di dalam umbra, warna bulan akan menjadi kemerahan. Hal ini dikarenakan mekanisme hamburan rayleigh yang terjadi pada atmosfer bumi. Sama seperti mekanisme ketika matahari maupun bulan tampak berwarna kemerahan saat berada di ufuk rendah dan langit, yang mempunyai rona jingga ketika matahari terbit maupun terbenam.

  1. Bisa dilihat bersamaan di seluruh wilayah Indonesia

Gerhana bulan total ini bisa dilihat secara serempak di Indonesia hingga negara tetangga, Timor Leste. Gerhana total akan dimulai pada daerah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi NTT, NTB, Bali, Kaltara, Kaltim, Kalsel, Kalteng, dan Kapuas Hulu pada 18.16.39 WITA atau 19.16.39 WIT.

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR