Bantentv.com – Tikus salah satu hewan yang menyebalkan bahkan selalu dilakukan berbagai cara untuk mengusirnya. Tikus kerap ditemukan di plafon rumah, bahkan suaranya cukup menggangu seisi rumah.
Plafon sendiri termasuk jadi tempat favorit tikus karena kondisinya yang gelap, hangat, dan jauh dari jangkauan manusia.
Untuk mengusir tikus, terkadang banyak hal yang kita lakukan mulai dari mengejarnya hingga menyediakan racun tikus. Hal tersebut kita lakukan karena selain menyebalkan, tikus juga bisa jadi sumber penyakit. Maka keberadaannya jangan disepelekan.
Kita tahu bahwa tikus-tikus ini dapat membawa virus yang menular melalui debu dari kotoran atau urin yang terhirup saat membersihkan rumah.
Maka menggunakan bahan alami untuk mengusir mereka adalah pilihan terbaik agar rumah tetap sehat tanpa paparan zat kimia berbahaya.
Baca Juga: Kasus Hantavirus Jadi Sorotan, DPR Sebut Indonesia Punya Risiko Tinggi
Tips usir tikus dari plafon
- Gunakan Aroma yang Dibenci Tikus seperti Peppermint dan Kapur Barus
Tikus diketahui punya indra penciuman yang sangat tajam, tapi mereka sangat membenci aroma yang menyengat.
Minyak Peppermint: Teteskan minyak esensial peppermint pada bola kapas, lalu letakkan di titik-titik yang sering dilalui tikus di plafon.
Kapur Barus (Kamper): Aroma kapur barus yang kuat sangat efektif membuat tikus merasa tidak nyaman dan segera meninggalkan sarangnya.
- Memanfaatkan Bubuk Lada atau Bubuk Cabai
Bubuk lada dan bubuk cabai juga bisa kita manfaatkan untuk mengusir tikus. Sifat pedas dan tajam dari lada atau cabai bubuk ini dapat mengiritasi hidung tikus.
Cara Pakainya, Taburkan cabai di area plafon yang menjadi jalur utama tikus. Begitu mereka menghirupnya, tikus akan merasa terganggu dan enggan kembali ke tempat itu.
- Pasang Lampu LED di Area Plafon
Tikus ini termasuk hewan nokturnal yang sangat suka gelap. Ruang plafon yang gelap menjadi tempat ideal bagi mereka untuk berkembang biak. Maka solusinya, pasang lampu LED berdaya rendah yang dibiarkan menyala di dalam plafon dapat mengacaukan penglihatan dan kenyamanan mereka, sehingga tikus akan mencari tempat tinggal lain yang lebih gelap.
- Tutup Akses Masuk Secara Permanen
Usir tikus saja tidak cukup jika jalan masuknya masih terbuka. Maka tikus bisa masuk melalui celah dinding, lubang kabel, atau dahan pohon yang menempel ke atap.
Segera identifikasi Lubang: Periksa celah-celah di bawah genteng atau sambungan plafon. Kemudian tutup dengan Kawat Kasa, bisa gunakan kawat kasa baja atau semen untuk menutup lubang akses. Ingat, hindari menggunakan kayu karena tikus masih bisa menggigitnya dan masik dari celah gigitan itu.
- Jangan Lupa Jaga Kebersihan Sumber Makanan
Tikus betah di plafon karena mereka dapat akses makanan yang mudah di dapur atau area sekitar rumah.
Maka simpan Makanan dengan Rapat. Gunakan wadah tertutup untuk semua stok makanan agar aromanya tidak memancing tikus masuk.
Oya, jangan lupa juga kelola sampah. Pastikan tempat sampah tertutup rapat agar tidak menjadi sumber nutrisi bagi koloni tikus.