BerandaRute Menuju Gunung Dukono, Jalur Ekstrem di Gunung Api Paling Aktif Indonesia

Rute Menuju Gunung Dukono, Jalur Ekstrem di Gunung Api Paling Aktif Indonesia

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, menjadi sorotan setelah mengalami erupsi pada Jumat, 8 Mei 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Gunung Dukono dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Dengan ketinggian sekitar 1.335 meter di atas permukaan laut, gunung ini termasuk tipe stratovolcano atau gunung api kerucut.

Selain dikenal karena aktivitas vulkaniknya yang tinggi, Gunung Dukono juga memiliki daya tarik alam yang masih relatif asri. Jalur pendakiannya tergolong tidak biasa, dengan medan yang didominasi hutan hujan tropis lebat dan bebatuan vulkanik.

Baca Juga: Gunung Dukono Erupsi, 17 Pendaki Dievakuasi dan 3 Korban Meninggal Masih di Lokasi

Jalur Pendakian dan Potensi Bahaya

Meski dapat didaki, jalur menuju Gunung Dukono melewati medan yang cukup menantang. Kondisi alam yang masih aktif membuat kawasan ini memiliki potensi bahaya tinggi, seperti letusan gunung, keluarnya gas beracun, aliran lava, hingga hujan abu vulkanik.

Selain itu, cuaca di sekitar kawasan gunung juga dapat berubah secara cepat sehingga meningkatkan risiko bagi pendaki.

Baca Juga: Gunung Dukono Erupsi, Pendaki Diimbau untuk Tidak Mendekati Gunung

Akses Menuju Lokasi Gunung Dukono

Untuk mencapai Gunung Dukono, perjalanan dari Jakarta dapat dilakukan dengan penerbangan menuju Bandara Kuabang Kao di Halmahera Utara. Waktu tempuh perjalanan bisa mencapai 8–25 jam tergantung rute transit, dan jadwal penerbangan tidak selalu tersedia setiap hari.

Alternatif lain adalah terbang ke Bandara Sultan Babullah di Ternate, kemudian dilanjutkan dengan kapal laut menuju Pelabuhan Tobelo.

Dari pelabuhan, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Ruko menggunakan kendaraan darat, kemudian dilanjutkan dengan transportasi gerobak motor (Viar) menuju titik awal pendakian dengan biaya sekitar Rp100.000 per orang.

Baca Juga: Gunung Dukono: Gunung Api Aktif di Halmahera Utara Kembali Erupsi dan Tewaskan Pendaki

Jalur Pendakian Gunung Dukono

Pendakian Gunung Dukono biasanya dimulai dari Desa Ruko dengan perjalanan Viar sekitar 1,5 jam melewati jalur kebun kelapa dan medan tidak rata. Titik awal pendakian berada pada ketinggian sekitar 190–200 meter di atas permukaan laut.

Terdapat lima pos yang dilalui dengan estimasi waktu sebagai berikut:

  • Titik awal – Pos 1: ±30 menit, jalur relatif landai
  • Pos 1 – Pos 2: ±1 jam, mulai menanjak namun masih landai
  • Pos 2 – Pos 3: ±30 menit, jalur naik turun dan semak belukar
  • Pos 3 – Pos 4: ±1 jam, medan pasir vulkanik dan mulai terjal
  • Pos 4 – Pos 5: ±2 jam, jalur terberat menuju area dekat kawah
  • Pos 5 berada di batas radius aman dari aktivitas erupsi Kawah Dukono yang diketahui aktif hampir setiap menit.

Baca Juga: Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mendaki Gunung

Tips Mendaki Gunung Dukono

Sebelum melakukan pendakian ke Gunung Dukono, pendaki disarankan memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Cek status aktivitas Gunung Dukono terbaru
  • Pastikan pendakian memiliki izin resmi
  • Siapkan kondisi fisik dan mental dengan baik
  • Bawa persediaan air yang cukup
  • Gunakan masker untuk mengantisipasi abu vulkanik
  • Gunakan pelindung seperti topi, kacamata hitam, dan tabir surya

Perencanaan yang matang sangat diperlukan mengingat kondisi Gunung Dukono yang masih aktif dan memiliki risiko erupsi sewaktu-waktu.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -