Tangerang Selatan, Bantentv.com – Satuan Reserse Kriminal Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan bersama Subdit Jatanras Ditkrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penjambretan handphone milik bocah yang viral saat merekam bus telolet di Jalan Raya Pahlawan, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur.
Pelaku ditangkap pada Selasa malam di sebuah kontrakan di wilayah Pamulang. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan terkait kasus penjambretan yang sempat menjadi perhatian publik tersebut.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan penangkapan pelaku penjambretan terhadap bocah tersebut. Pelaku diketahui berinisial IH, 42 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online.
“Sudah ditangkap oleh tim gabungan Polsek Ciputat Timur dan Jatanras Polda Metro Jaya,” kata Bambang dalam keterangannya, Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya. Barang bukti tersebut di antaranya sepeda motor, helm ojek online, handphone hasil jambret, jaket, hingga celana jeans.
Baca Juga: Asyik Rekam Bus Telolet, HP Bocah Dirampas Jambret Berkostum Ojol
“Pelaku berhasil kita amankan lengkap dengan barang bukti, mulai dari sepeda motor, helm ojek online, handphone hasil jambret, hingga jaket dan celana jeans yang dipakai saat melakukan kejahatan,” katanya.
Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Polisi juga masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait aksi penjambretan terhadap bocah tersebut.
Kasus ini sebelumnya sempat viral di media sosial karena korban merupakan seorang bocah yang sedang merekam bus telolet di pinggir jalan. Rekaman kejadian itu memicu perhatian masyarakat setelah handphone milik bocah tersebut dirampas secara tiba-tiba oleh pelaku.
Selain itu, publik juga menyoroti aksi pelaku karena menggunakan atribut ojek online untuk melancarkan kejahatannya. Peristiwa yang menimpa bocah tersebut pun menuai banyak reaksi dari masyarakat yang berharap pelaku segera ditangkap.