BerandaBeritaKunjungi Kota Serang, Wamendagri Beri Catatan Khusus

Kunjungi Kota Serang, Wamendagri Beri Catatan Khusus

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola pemerintahan serta arah pembangunan di Kota Serang, Banten, saat melakukan kunjungan kerja pada Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendagri menyoroti sejumlah aspek penting mulai dari efisiensi anggaran hingga penataan kota.

Kehadiran Wamendagri di Kota Serang sekaligus menjadi bentuk evaluasi dan dukungan terhadap langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Serang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

Salah satu hal yang mendapat apresiasi ialah kebijakan efisiensi anggaran yang mulai diterapkan oleh Pemkot Serang.

Meski memberikan apresiasi, ia juga menitipkan tiga poin penting yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Kota Serang.

Baca Juga: Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun, Kota Serang Berpeluang Tambah Pemasukan APBD Melalui Prestasi

Poin pertama berkaitan dengan konsistensi efisiensi anggaran agar kebocoran dana daerah dapat dicegah hingga ke tingkat paling kecil.

“Satu soal efisiensi, dan saya titip untuk konsisten. Efisiensi ini harus disisir lagi sampai satuan yang terkecil, jangan sampai kecolongan,” tegas Bima Arya.

Selain itu, Wamendagri juga menyoroti persoalan estetika dan penataan kawasan kota. Dalam kunjungannya, kawasan Royal Baroe menjadi salah satu titik yang ditinjau untuk melihat langsung berbagai persoalan ruang publik sekaligus potensi pengembangannya.

“Saya mengapresiasi langkah Pak Wali untuk mulai menata kota. Makanya saya sekarang mau mengunjungi Kawasan Royal di sana. Kita lihat apa persoalannya dan apa peluang yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Poin ketiga yang disampaikannya adalah dorongan agar Kota Serang lebih inovatif dalam mencari sumber pendanaan di luar APBD.

Menurut Wamendagri, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan kerja sama dengan pihak swasta dan memperbaiki potensi kebocoran pendapatan, termasuk dari sektor parkir.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menanggapi persoalan sengketa pengalihan aset yang hingga kini masih terjadi antara Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Kota Serang.

Kementerian Dalam Negeri, kata Wamendagri, siap memfasilitasi mediasi agar kedua pihak dapat menemukan solusi bersama terkait penggunaan dan pemanfaatan aset daerah.

“Kita dialog dulu, nanti saya akan fasilitasi dan mediasi itu agar ada titik temu terkait penggunaan dan pemanfaatan aset,” jelasnya.

Melalui kunjungan kerja ini, Wamendagri berharap tata kelola pemerintahan di Kota Serang dapat semakin baik, baik dari sisi pengelolaan anggaran, penataan wilayah, maupun pengembangan sumber pendapatan daerah secara berkelanjutan.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -