Serang, Bantentv.com – Kegiatan penyaluran bantuan atensi kepada orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kota Serang dihadiri langsung Wali Kota Serang Budi Rustandi, jajaran Dinas Sosial Kota Serang, serta perwakilan Sentra Galih Pakuan.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kepada keluarga prasejahtera agar anak-anak mereka tetap dapat mengenyam pendidikan.
Sebanyak 48 orang tua murid menerima bantuan secara langsung. Program bantuan ini ditujukan untuk memperkuat peran keluarga dalam mendukung proses belajar anak, tidak hanya berfokus pada kebutuhan siswa di sekolah, tetapi juga kondisi rumah tangga mereka.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Bantuan ini hanya untuk orang tua siswa. Ini kan programnya untuk mendukung anak-anak yang sekolah rakyat, karena sesuai dengan keinginan Bapak Presiden bahwa anak-anak kita bahwa tidak ada yang boleh tidak sekolah. Harus sekolah,” jelas dia.
Baca Juga: 166 Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi, Prabowo Tinjau Langsung Fasilitasnya
Ia menjelaskan, bantuan atensi yang disalurkan berupa perlengkapan tidur dan peralatan rumah tangga, seperti bantal, sprei, kasur, handuk, rak piring, kompor, tabung gas lengkap dengan selang regulator, magicom, penghangat nasi, rak penyimpanan, hingga lemari.
“Jadi bantuan ini untuk mendukung orang tua siswa, agar mereka juga mendapat fasilitas bukan hanya anaknya saja,” ujar Budi.
Dinas Sosial Kota Serang menyebutkan total anggaran bantuan tersebut mencapai Rp144 juta. Selain bantuan yang telah disalurkan, rencana dukungan usaha bagi orang tua murid masih dalam tahap persiapan dan dijadwalkan terealisasi pada bulan depan.
Saat ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat di Kota Serang tercatat sebanyak 96 anak dari sebelumnya 100 siswa. Empat murid mengundurkan diri. Seluruh siswa mengikuti pendidikan jenjang SMP dengan sistem pembinaan dari pemerintah pusat dan daerah.
Sobiat, salah satu penerima bantuan, mengaku sebelumnya telah melalui proses pendataan dan melengkapi persyaratan yang diminta. Ia memiliki anak kelas satu SMP di Sekolah Rakyat dan merasakan perubahan positif sejak mengikuti program tersebut.
“Alhamdulillah anak saya di sana sehat dan betah, tidak pernah mengeluh untuk pulang,” kata Sobiat.
Atensi ini mampu memperkuat ketahanan keluarga sekaligus memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera di Kota Serang.