Senin, Desember 8, 2025
BerandaBeritaMenteri Transmigrasi Pulang Kampung, Dorong Motivasi dan Beasiswa Putra-Putri Pandeglang

Menteri Transmigrasi Pulang Kampung, Dorong Motivasi dan Beasiswa Putra-Putri Pandeglang

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Kunjungan kerja seorang Menteri ke daerah asalnya kerap membawa pesan khusus bagi masyarakat, dan hal itu tercermin dalam kepulangan Menteri Transmigrasi RI, H. M. Iftitah Sulaiman, ke Kabupaten Pandeglang pada Sabtu, 22 November 2025.

Kehadiran Menteri di tanah kelahiran ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memberikan dorongan semangat bagi para pelajar serta memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional.

Dalam kunjungannya, Menteri Iftitah menghadiri Latihan Gabungan Paskibra se-Kabupaten Pandeglang 2025 bertema ‘Bhinneka Ekata, Pandeglang Petarung’ yang dilaksanakan di Gedung Pancasila Pandeglang.

Baca Juga: Mendes PDT Teken MoU dengan Untirta

Di hadapan para peserta, ia memberikan “kuliah umum” berisi motivasi mengenai pentingnya pendidikan, tujuan hidup, serta keberanian untuk mengubah nasib.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan Sumber Daya Manusia di Pandeglang tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bermimpi.

“SDM saya juga terbatas. Tapi saya selalu bilang, kalau mereka mau mengubah nasib dengan punya tujuan jelas dan mau menempa diri serta menuntut ilmu, insyaallah mereka akan sukses,” ujar Iftitah.

Ia menekankan bahwa kemauan untuk menuntut ilmu menjadi kunci utama membuka peluang yang lebih besar di masa depan.

Hal tersebut ia sampaikan sambil menunjukkan perjalanan hidupnya sendiri sebagai contoh bahwa keterbatasan bukan batas akhir.

Komitmen Iftitah terhadap tanah kelahirannya juga tercermin dari upayanya memperjuangkan berbagai program di pusat.

Menteri Transmigrasi RI, H. M. Iftitah Sulaiman (Bantentv.com/ Rangga)
Menteri Transmigrasi RI, H. M. Iftitah Sulaiman (Bantentv.com/ Rangga)

Ia menyinggung pembahasan Sekolah Rakyat dalam sidang kabinet, meski program tersebut berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial.

“Saat sidang kabinet paripurna saya langsung bicara ke Menteri Sosial. Saya bilang, saya dari Pandeglang dan tahu betul akses pendidikan di sini sangat mahal. Jadi saya minta agar Pandeglang mendapat prioritas,” jelasnya.

Selain sektor pendidikan, Iftitah juga menyoroti persoalan kurangnya tenaga medis di daerahnya.

Untuk itu, ia mengumumkan rencana pemberian beasiswa melalui Istifath Foundation bagi putra-putri Pandeglang yang berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

“Saya ingin memberikan beasiswa khusus bagi putra-putri Pandeglang yang masuk FKUI. Biayanya cukup mahal, jadi saya siap bantu,” ujarnya.

Beasiswa tersebut disertai syarat khusus, yaitu kewajiban penerima untuk mengabdi sebagai dokter keliling di Pandeglang selama 10 tahun.

“Syaratnya mereka mau mengabdi 10 tahun di Pandeglang sebagai dokter keliling. Tidak mengejar gaji dulu, tapi mengejar pengalaman dan pengabdian,” tegas Iftitah.

Melalui kebijakan beasiswa berorientasi pengabdian ini, Menteri Iftitah optimistis bahwa kebutuhan tenaga kesehatan di Kabupaten Pandeglang dapat dipenuhi secara bertahap dan berkelanjutan.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -