BerandaBeritaMahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM SI Jatim Bawa 16 Tuntutan untuk...

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM SI Jatim Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Gelombang demonstrasi mahasiswa kembali terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah kelompok mahasiswa menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Aksi serupa juga dilakukan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin, 15 Juni 2026.

Baca Juga: Aliansi BEM Banten Bagikan Makan Sahur Gratis Untuk Pekerja

Kini, Rabu, 17 Juni 2026, giliran Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Timur yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Baca Juga: Demo Mahasiswa Tolak Kerja Sama Sampah Tangsel-Pandeglang

Dalam aksi tersebut, BEM SI Jawa Timur menyampaikan 16 tuntutan kepada pemerintah yang mencakup berbagai isu, mulai dari pemberantasan korupsi, kebebasan sipil, pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat.

Berikut 16 tuntutan BEM SI Jawa Timur:

  • Menguatkan integritas dan independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
  • Mempercepat pembahasan dan pengesahan RUU Perampasan Aset serta RUU Masyarakat Adat.
  • Menolak militerisme dan mengembalikan militer pada fungsi pertahanan negara sesuai prinsip supremasi sipil.
  • Menghentikan budaya antikritik serta menjamin kebebasan berekspresi.
  • Mengusut tuntas dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Mengusut tuntas kasus penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) palsu yang melibatkan Kementerian ESDM.
  • Menghentikan proyek-proyek ekstraktif yang dinilai merusak lingkungan dan ruang hidup masyarakat.
  • Menghentikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
  • Menuntut permintaan maaf kepada rakyat serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
  • Membebaskan seluruh tahanan politik tanpa syarat.
  • Mengembalikan independensi Bank Indonesia dengan mengutamakan kompetensi moneter dalam struktur kepemimpinan.
  • Menghentikan tindakan represif aparat terhadap masyarakat sipil.
  • Menjamin kesejahteraan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan tenaga kesehatan.
  • Memeratakan akses pendidikan dan layanan kesehatan, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
  • Menghentikan praktik eksploitasi buruh dan diskriminasi gender di dunia kerja.
  • Menjamin kebebasan pers dan menghentikan segala bentuk represivitas terhadap insan pers.

Aksi demonstrasi tersebut menjadi bagian dari gelombang penyampaian aspirasi mahasiswa yang dalam beberapa hari terakhir berlangsung di sejumlah daerah sebagai bentuk kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -