BerandaBeritaKemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun, Kota Serang Berpeluang Tambah Pemasukan APBD...

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun, Kota Serang Berpeluang Tambah Pemasukan APBD Melalui Prestasi

Saluran WhatsApp

​Serang, Bantentv.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya untuk menjembatani kebutuhan pembangunan di daerah dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat.

Selain memfasilitasi koordinasi, Kemendagri juga menyiapkan stimulus berupa dana insentif fiskal dengan total anggaran mencapai Rp1 triliun per tahun sebagai bentuk apresiasi bagi daerah yang berprestasi.

​Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya saat berkunjung ke Pemerintah Kota Serang, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurutnya, pusat sudah mengantongi data komprehensif mengenai apa saja yang dibutuhkan oleh masing-masing wilayah, termasuk Kota Serang.

​”Pak Wali perlu apa dalam kesehatan, pendidikan, infrastruktur? Kita akan jembatani dengan PU, dengan Kementerian Kesehatan. Yang kedua, Kemendagri punya dana insentif fiskal sebesar Rp1 triliun per tahun,” ujar Bima Arya.

​Bima meluruskan bahwa total anggaran Rp1 triliun tersebut tidak dikucurkan langsung untuk satu daerah, melainkan dibagi-bagi berdasarkan kriteria dan capaian prestasi yang diraih oleh masing-masing pemerintah daerah.

Baca Juga: Surat Kemendagri Jadi Dasar, Sekda Kota Serang Seluruh Aset Pemkab Harus Diserahkan ke Pemkot Serang

​Setiap daerah yang memenuhi syarat berpeluang mendapatkan tambahan anggaran hingga miliaran rupiah per bidangnya, yang nantinya akan langsung masuk sebagai tambahan pemasukan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

​”Satu triliun itu dibagi-bagi sesuai dengan kriterianya. Masing-masing kalau tidak salah bisa sampai Rp3 miliar untuk bidang-bidang tertentu, dengan catatan daerah tersebut punya prestasi dan capaian di bidang tersebut,” jelasnya.

​Saat disinggung mengenai peluang dan capaian Kota Serang saat ini, Bima menekankan bahwa pemberian insentif tersebut akan mengacu pada data riil yang mencakup empat indikator prioritas nasional.

​Setidaknya ada empat rapor utama yang akan dilihat oleh pusat untuk menentukan apakah Kota Serang layak menerima dana insentif fiskal tersebut, diantaranya ​penurunan angka stunting, penanggulangan kemiskinan,menekan angka pengangguran dan ​pemanfaatan pendanaan alternatif.

​”Ini harus kita lihat datanya. Yang kita lihat itu satu stunting, kedua kemiskinan, ketiga pengangguran, dan keempat adalah pendanaan alternatif. Mana yang memenuhi kriteria untuk diberikan apresiasi, nanti kita akan berikan insentif,” pungkasnya.

​Dengan adanya peluang ini, Pemkot Serang diharapkan dapat terus memacu kinerja di sektor-sektor prioritas tersebut guna mengamankan dana insentif fiskal demi mempercepat pembangunan daerah.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -