Pandeglang, Bantentv.com – Menyongsong perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan masyarakat, terutama di tengah tingginya mobilitas menjelang Idulfitri.
Upaya ini dilakukan dengan menyiagakan seluruh fasilitas layanan kesehatan agar tetap beroperasi penuh selama periode Lebaran.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menegaskan bahwa momentum Idulfitri menjadi periode krusial karena pergerakan masyarakat diperkirakan meningkat signifikan.
Oleh karena itu, kesiapan tenaga medis dan fasilitas kesehatan menjadi hal yang tidak bisa ditawar, terutama dalam menghadapi potensi kondisi darurat selama Idulfitri.
“Saya berharap kepada dinas kesehatan atau pelayanan kesehatan untuk siap siaga 24 jam, karena arus mudik ini akan terus berlanjut di Kabupaten Pandeglang sampai H+1,” ujar Iing.
Instruksi tersebut mencakup seluruh lini pelayanan kesehatan, mulai dari tingkat kecamatan hingga rumah sakit daerah.
Baca Juga: Dilarang Bawa Mobil Dinas untuk Mudik, Pemkab Pandeglang Siapkan Sanksi Tegas
Dalam menghadapi Idulfitri, setiap fasilitas kesehatan diminta memastikan tenaga medis selalu tersedia, peralatan dalam kondisi siap pakai, serta pelayanan darurat dapat dilakukan dengan cepat tanpa hambatan administratif.
Iing juga menekankan bahwa selama Idulfitri, kualitas pelayanan tidak boleh mengalami penurunan. Hal ini berlaku untuk seluruh puskesmas, rumah sakit, hingga RSUD yang ada di wilayah Pandeglang.
Menurutnya, kebutuhan layanan kesehatan tidak mengenal waktu, termasuk saat Idulfitri. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menjaga kualitas pelayanan agar tetap optimal, baik bagi warga setempat maupun pendatang yang berada di Pandeglang selama Idulfitri.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti. Kita harus terus memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat Kabupaten Pandeglang, terutama saat mobilitas meningkat seperti sekarang,” tutupnya.