BerandaBeritaInternasionalBTS Kembali Gelar Konser, Pusat Kota Seoul Diprediksi Dipadati 260 Ribu Penggemar

BTS Kembali Gelar Konser, Pusat Kota Seoul Diprediksi Dipadati 260 Ribu Penggemar

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Ibu kota Korea Selatan, Seoul, bersiap menyambut hingga 260 ribu penggemar yang diperkirakan memadati pusat kota dalam konser comeback BTS. Grup tersebut kembali ke panggung setelah vakum sejak 2022 karena para anggotanya menjalani wajib militer.

Konser luar ruangan dijadwalkan berlangsung pada 21 Maret 2026 di Lapangan Gwanghwamun, sehari setelah perilisan album terbaru bertajuk Arirang. Pertunjukan ini juga akan disiarkan secara langsung melalui platform streaming Netflix.

Berbeda dengan konser K-pop yang umumnya digelar di stadion atau arena tertutup, Lapangan Gwanghwamun merupakan plaza publik terbuka yang terletak tepat di depan Istana Gyeongbokgung. Area ikonik tersebut biasa digunakan untuk upacara kenegaraan, kegiatan sipil, hingga aksi demonstrasi besar.

Baca Juga: BTS Kembali! Konser Comeback Pertama Setelah Wajib Militer Disiarkan Langsung di Netflix

Grup yang beranggotakan RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jung Kook itu dijadwalkan melanjutkan tur dunia usai perilisan album, dengan total 82 pertunjukan di 34 kota dan 23 negara, mulai April 2026 hingga Maret 2027.

Pengamanan Ketat dan Antisipasi Lonjakan Massa

Konser ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Namun, hanya sekitar 13 ribu pemegang tiket yang diizinkan masuk ke zona utama yang dipagari. Layar besar akan dipasang di sejumlah titik sekitar lokasi untuk mengakomodasi penggemar di luar area inti.

Mengutip laporan Yonhap News Agency, kepolisian memperkirakan jumlah massa di sekitar lokasi dapat mencapai 260 ribu orang. Aparat pun menyiapkan pengamanan ketat, termasuk pengerahan unit khusus dan peningkatan langkah antiterorisme.

Kepala Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, Park Jeong Bo, menyatakan pihaknya melakukan persiapan dengan asumsi jumlah maksimum pengunjung akan hadir. Polisi juga mengantisipasi kemungkinan penggemar tanpa tiket berkumpul lebih awal atau bermalam di sekitar lokasi konser.

Baca Juga: Comeback! BTS Rilis Daftar Lagu ‘Arirang’, Gandeng Mike WiLL Made-It hingga Ryan Tedder

Penyelenggara dari Hybe melalui anak perusahaannya, BigHit Music, mengerahkan sekitar 3.500 personel keamanan. Berdasarkan prinsip “penerima manfaat membayar” di Korea Selatan, penyelenggara bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan dan keamanan acara.

Area konser akan dibagi menjadi empat zona dengan pengawasan ketat. Unit kejahatan kekerasan ditempatkan di sekitar lokasi, sementara tim keamanan siber memantau potensi ancaman daring maupun peringatan palsu.

Dampak ke Pariwisata dan Bisnis

Sejumlah lokasi wisata dan budaya di sekitar area turut terdampak. Istana Gyeongbokgung dan Museum Nasional Sejarah Kontemporer Korea akan tutup pada hari konser. Pusat Seni Pertunjukan Sejong serta beberapa gedung pertunjukan lain membatalkan atau menjadwal ulang agenda mereka.

Lonjakan pengunjung juga berdampak pada sektor perhotelan dan ritel. Media lokal melaporkan hampir 1.500 kamar hotel bintang lima di sekitar Stasiun Gwanghwamun telah habis dipesan. Minimarket di kawasan tersebut meningkatkan stok produk populer bagi wisatawan asing.

Baca Juga: ARMY Bersiap! BTS Gelar Konser di Jakarta Desember 2026

Jaringan ritel seperti 7-Eleven dan GS25 turut menyiapkan strategi khusus menyambut kedatangan ARMY, sebutan bagi penggemar BTS di seluruh dunia.

Konser ini akan menampilkan penampilan perdana lagu-lagu dari album studio kelima mereka, serta sejumlah hits dari diskografi sebelumnya. Siaran langsungnya akan disutradarai oleh Hamish Hamilton, yang dikenal sebagai pengarah berbagai pertunjukan paruh waktu Super Bowl.

Selain itu, Netflix dijadwalkan merilis film dokumenter BTS: The Return sepekan setelah konser, yang menampilkan proses kembalinya grup tersebut ke studio hingga persiapan menuju panggung comeback.

Secara industri, comeback BTS diproyeksikan menghasilkan pendapatan lebih dari 1 miliar dolar AS, mencakup penjualan tiket, merchandise, album, lisensi, hingga streaming digital.

TERKAIT
- Advertisment -