Rabu, Januari 14, 2026
BerandaBeritaHadapi Nataru, Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Dimulai H-7 Natal

Hadapi Nataru, Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Dimulai H-7 Natal

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Cilegon mempersiapkan sejumlah langkah untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

Salah satu upaya utama adalah perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang selama ini menjadi jalur penting menuju kawasan wisata Anyer, sekaligus salah satu akses yang dilewati pemudik sebelum menyeberang ke Sumatra.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan bahwa perbaikan JLS akan dimulai paling lambat pada H-7 Natal dengan sistem tambal sulam.

Ia menegaskan bahwa upaya ini dilakukan untuk memastikan jalur tersebut tetap layak dilewati wisatawan maupun masyarakat yang melakukan perjalanan selama Nataru.

Robinsar juga mengungkapkan bahwa perbaikan menyeluruh JLS, yang membutuhkan anggaran sekitar tiga puluh miliar rupiah, masih berada dalam proses lelang.

Robinsar, Wali Kota Cilegon (Bantentv.com/ Ali)
Robinsar, Wali Kota Cilegon (Bantentv.com/ Ali)

Sambil menunggu proses tersebut, pemerintah daerah memastikan perbaikan mendesak tetap dilakukan agar jalur vital ini tetap fungsional.

Perbaikan JLS akan dipusatkan pada sejumlah titik krusial, termasuk area jembatan yang membutuhkan perhatian khusus.

Jalur ini tidak hanya mengarah ke kawasan wisata Anyer, tetapi juga menjadi rute alternatif bagi pemudik yang hendak menuju Pelabuhan Pelindo Dua Banten dan Pelabuhan KBS. Karena perannya yang strategis, kondisi jalan harus dipastikan aman dan nyaman digunakan.

“Untuk JLS sendiri, itu JLS memang di perbaikan ada, insyaAllah di tahun ini juga ada proses dari BPJN untuk perbaikan Jalan Lingkar Selatan,” katanya.

Baca Juga: Kembali Rusak, Warga Keluhkan JLS Cilegon

Selain perbaikan struktural, Pemerintah Kota Cilegon juga berencana menambah rambu lalu lintas di sepanjang JLS sebagai bagian dari mitigasi keselamatan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru.

Inisiatif ini menjadi bagian dari persiapan menyambut arus wisatawan dan pemudik yang diperkirakan meningkat seiring puncak perjalanan Nataru.

Menurut Robinsar, targetnya perbaikan mendesak di jalur tersebut dapat selesai sebelum 25 Desember 2025, sehingga masyarakat dapat melintasi jalur itu dengan lebih aman saat momentum Nataru berlangsung.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -