Serang, Bantentv.com – Ditlantas Polda Banten telah melakukan beberapa simulasi terkait teknis pengalihan arus lalu lintas jika terjadi genangan air di sejumlah titik rawan. Salah satu skenario disiapkan apabila terjadi genangan air di KM 50A, ruas tol arah Jakarta menuju Merak. Dalam kondisi tersebut, kendaraan akan dikeluarkan melalui pintu Tol Balaraja Barat. Kemudian diarahkan melalui jalur arteri dan dimasukkan kembali melalui Tol Cikande–Ciujung.
Selain itu, jika terjadi banjir di jalur arteri Jalan Lingkar Selatan Cilegon, arus lalu lintas akan dialihkan melalui kawasan Krakatau Steel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus mudik tetap berjalan lancar, serta mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di titik rawan banjir.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten, AKBP Himawan Aji Angga, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan beberapa skenario apabila terjadi genangan air atau banjir di jalur mudik.
Misalnya di KM 50A, kendaraan akan dikeluarkan melalui Tol Balaraja Barat dan masuk kembali melalui Tol Cikande–Ciujung. Kemudian apabila terjadi banjir di Jalan Lingkar Selatan Cilegon, arus akan dialihkan melalui kawasan Krakatau Steel.
“Terkait dengan situasi cuaca, hujan dan juga banjir kami juga sudah melakukan beberapa simulasi-simulasi kemarin, kami ada beberapa skenario, jadi genangan air yang ada di kilometer 50A maka kendaraan-kendaraan yang dari arah Jakarta dialihkan untuk keluar di Tol Balaraja Barat kemudian masuk kembali ke Tol Cikande maupun Ciujung,” ujar AKBP Himawan Aji Angga, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten.
Ia juga memberikan tips bagi para pemudik yang akan menuju Sumatera dan Lampung.
Editor : Erina Faiha