Cilegon, Bantentv.com – PT ASDP Indonesia Ferry Merak menambah jumlah kapal yang beroperasi di lintasan Merak–Bakauheni guna mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak arus mudik Lebaran 2026.
Penambahan armada dilakukan untuk menjaga kelancaran layanan penyeberangan, terutama saat terjadi peningkatan volume kendaraan dan penumpang.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengatakan layanan penyeberangan masih berjalan terkendali meski terjadi kepadatan di sejumlah dermaga.
“Meski terjadi kepadatan kendaraan hingga ke luar pelabuhan, layanan penyeberangan penumpang masih dapat dikendalikan,” ujar Heru Kamis, 19 Maret 2026.
Baca Juga: ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Penyeberangan Merak Secara Online Sejak Jauh Hari
Ia menjelaskan, jumlah kapal yang dioperasikan telah ditambah dari semula 31 unit menjadi 43 unit.
Penambahan ini dilakukan untuk menekan antrean kendaraan, dengan target waktu tunggu maksimal sekitar tiga jam.
Sementara itu, berdasarkan data ASDP Cabang Merak per 18 Maret 2026 pukul 20.00 WIB, jumlah penumpang yang menyeberang terus meningkat.
Tercatat sejak H-10 hingga H-3 Lebaran, sebanyak 592.033 penumpang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera.
Jumlah tersebut naik 1,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 584.303 penumpang.
Untuk kendaraan, total yang telah menyeberang mencapai 153.254 unit.
Angka ini meningkat 7,5 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 142.619 unit kendaraan.
Baca Juga: Menhub Pantau Puncak Arus Mudik di Merak, Lalu Lintas Terpantau Kondusif
Memasuki H-2 Lebaran, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut memantau langsung pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Merak.
Peninjauan dilakukan bersama Direktur Utama ASDP, Gubernur Banten, dan Kapolda Banten.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menyempatkan diri menyapa dan membagikan bingkisan kepada para pemudik di ruang tunggu.