Senin, April 22, 2024
BerandaUncategorizedWarga Desak RS Ibunda Hentikan Pembangunan Sumur Artesis

Warga Desak RS Ibunda Hentikan Pembangunan Sumur Artesis

Serang, Bantentv.com – Warga di sekitar Rumah Sakit Ibunda Serang yang terletak di Kelurahan Kaujon, Kecamatan Serang, Kota Serang mendesak pihak rumah sakit untuk menghentikan pembangunan sumur artesis. Pasalnya warga khawatir akan mengurangi kadar air yang berada di pemukiman warga sehingga akan terjadi krisis air bersih.

Salah seorang warga Kaujon, Ade Supriatna mengatakan semua warga kompak menolak adanya pembangunan sumur artesis tersebut. Meski pihak rumah sakit sempat mengirimkan surat ke RW, akan tetapi warga tidak ada yang setuju bahkan tidak ada satupun warga yang diminta tandatangan, karena dikhawatirkan berdampak kepada masyarakat.

“Tidak ada warga yang setuju, karena warga takut akan berdampak pada krisis air bersih,” ujar Ade Supriatna.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Umum Kepegawaian Rumah Sakit Ibunda, Chaldun mengatakan pihaknya sedang membangun hydrant guna memasok air dalam jumlah besar. Untuk keperluan hydrant, maka pihaknya membangun bak penampung air besar berkapasitas 50 meter kubik.

Hydrant digunakan untuk mengatasi ketika terjadi kebakaran. Maka diperlukan mesin air berupa sumur artesis agar pengisian bak penampung air bisa cepat penuh hanya dalam waktu 30 menit. Sementara jika menggunakan jet pump biasa memerlukan waktu selama 5 jam. Bahkan bukan hanya untuk rumah sakit, nantinya hydrant tersebut bisa digunakan jika terjadi kebakaran di rumah warga.

“Rumah sakit sudah melakukan uji geolistrik dan atas saran konsultan yang berpengalaman, bahkan untuk membuat sumur itupun menggunakan perusahaan bernama CV Yanari Putra, dan sudah berpengalam, ungkap Chaldun.

Diketahui, saat ini pengeboran sumur artesis tersebut dihentikan sementara. Menurut keterangan Rumah Sakit Ibunda saat ini mata bor berada di kedalaman 90 meter. (hendra/red)

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR