BerandaBeritaHanya Enam Unit, Armada Damkar Kabupaten Serang Dinilai Belum Ideal

Hanya Enam Unit, Armada Damkar Kabupaten Serang Dinilai Belum Ideal

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat bahwa sarana prasarana yang dimiliki saat ini, khususnya armada damkar, masih terbatas. Jumlah mobil damkar yang tersedia hanya berkisar antara empat hingga enam unit.

Kondisi tersebut disampaikan Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, saat memperingati Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Pendopo Bupati Serang, Senin, 4 Mei 2026.

Baca Juga: Peringati HUT Damkar, BPBD Serang Gelar Simulasi Kebakaran dan Bencana

Ia menilai jumlah armada damkar yang ada saat ini belum memenuhi kebutuhan ideal untuk melayani wilayah Kabupaten Serang yang cukup luas.

Menurutnya, keterbatasan armada damkar menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ke depan, pihaknya akan melakukan kajian sekaligus merencanakan penganggaran untuk penambahan unit damkar agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal, terutama dalam kondisi darurat kebakaran.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah usai memperingati Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran (Foto: Bantentv.com/ Riki)
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah usai memperingati Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran (Foto: Bantentv.com/ Riki)

“InsyaaAllah ke depan kami akan kaji kembali, kita akan anggarkan untuk penambahan kendaraan damkar sehingga bisa cepat menjangkau masyarakat yang memerlukan pertolongan,” ungkap Zakiyah.

Selain menyoroti kebutuhan armada, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas damkar yang telah menunjukkan dedikasi, keberanian, dan pengabdian dalam menjalankan tugas.

Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Kabupaten Serang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, mulai dari banjir, pergeseran tanah, hingga longsor.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan upaya mitigasi secara mandiri sembari menunggu penanganan dari petugas damkar dan BPBD.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -