Diorama Sejarah Anti Kolonialisme Museum Multatuli

Menghadirkan miniatur sejarah di masa penjajahan kolonial Belanda, museum Multatuli menjadi referensi wisata sejarah sekaligus museum anti-kolonialisme pertama di Indonesia yang berdiri di bangunan bekas Kawedanaan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Berada dekat dengan Alun Alun Rangkasbitung, museum Multatuli memberikan nuansa berbeda melalui tema tema yang disuguhkan dengan konsep audiovisual yang memanjakan para pengunjung. Memiliki tujuh ruangan yang terbagi atas empat tema setiap ruangan membawa pengunjung pada rangkaian cerita berbeda mulai dari sejarah datanganya pasukan kolonial ke Indonesia, Multatuli dan karya karyanya sejarah lebak dan Banten serta perkembangan Rangkasbitung masa kini.

Sebagai wisata edukasi unggulan di Kabupaten Lebak dan satu satunya museum anti kolonialisme di Indonesia museum Multatuli menyediakan berbagai informasi yang bermanfaat seperti sejarah, pengetahuan, artefak, buku-buku, foto, infografis, multimedia, dan gambar sehingga para pengunjung dapat lebih merasakan atmosfer di masa masa penjajagan serta perjuangan Eduard Douwes Dekker demi membela kemerdekaan masyarakat Lebak.

Tidak hanya memberi kesan yang kuat melalui visual yang disajikan di area luar museum juga dipajang patung perunggu Eduard Douwes Dekker karya Dolorosa Sinaga yang menjadi salah satu spot selfie favorit di museum Multatuli.

Post Author: InHouse BantenTV

Tinggalkan Balasan