BerandaHiburanNastar Lumer, Kue Legendaris Sajian Idulfitri yang Selalu Dinanti

Nastar Lumer, Kue Legendaris Sajian Idulfitri yang Selalu Dinanti

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Hari Raya Idulfitri identik dengan suasana hangat, silaturahmi, dan tentu saja hidangan khas yang tersaji di meja tamu.

Dari sekian banyak kue kering, nastar selalu menjadi primadona. Bentuknya mungil, warnanya kuning keemasan, dan ketika digigit langsung terasa lumer di mulut dengan isian selai nanas yang manis segar. Tak heran jika nastar hampir selalu hadir di setiap rumah saat Lebaran.

Asal Mula Kue Nastar

Nama nastar berasal dari bahasa Belanda, yaitu “ananas” yang berarti nanas dan “taart” yang berarti kue atau tart.

Kue ini mulai dikenal di Indonesia pada masa kolonial Belanda. Saat itu masyarakat Eropa gemar membuat pie atau tart berisi buah seperti blueberry atau apel.

Baca Juga: Bolu Kuwuk, Kue Kering Tradisional Khas Cilegon yang Selalu Hadir di Meja Lebaran

Namun karena buah tersebut sulit ditemukan di Nusantara, masyarakat lokal menggantinya dengan buah nanas yang melimpah. Dari situlah lahir kue kecil berisi selai nanas yang kemudian dikenal sebagai nastar.

Seiring waktu, nastar mengalami banyak perkembangan. Ada yang berbentuk daun, keranjang, hingga karakter lucu. Bahkan kini muncul inovasi nastar lumer, yang teksturnya jauh lebih lembut dan meleleh saat dimakan.

Resep Nastar Lumer Klasik

Bahan Nastar

  • 250 gram mentega (butter)
  • 50 gram margarin
  • 80 gram gula halus
  • 2 butir kuning telur
  • 350 gram tepung terigu protein rendah
  • 50 gram susu bubuk
  • 50 gram tepung maizena
  • 1 sdt vanili

Bahan Selai Nanas

  • 2 buah nanas ukuran sedang
  • 150 gram gula pasir
  • 1 batang kayu manis
  • 3 butir cengkeh
  • Sejumput garam

Bahan Olesan

  • 2 kuning telur
  • 1 sdt susu cair
  • 1 sdt madu (agar warna lebih mengkilap)

Cara Membuat Nastar Lumer

  • Membuat Selai Nanas. Kupas nanas lalu parut atau blender kasar. Masak nanas bersama gula, kayu manis, cengkeh, dan sedikit garam hingga airnya menyusut dan teksturnya mengental. Aduk terus hingga berubah menjadi selai padat. Dinginkan lalu bentuk bulatan kecil.
  • Membuat Adonan Nastar. Kocok mentega, margarin, dan gula halus sebentar saja hingga lembut (tidak perlu sampai mengembang). Masukkan kuning telur dan vanili, aduk rata.
  • Tambahkan tepung terigu, susu bubuk, dan maizena sedikit demi sedikit. Aduk hingga adonan bisa dipulung dan tidak lengket di tangan.
  • Membentuk Nastar. Ambil sedikit adonan, pipihkan, isi dengan selai nanas, lalu bulatkan kembali. Susun di loyang yang sudah dialasi baking paper.
  • Proses Pemanggangan. Panggang pada suhu sekitar 150–160°C selama 20 menit. Keluarkan sebentar, olesi dengan bahan olesan, lalu panggang kembali 10 menit hingga berwarna kuning keemasan.

Tips Agar Nastar Lumer dan Cantik

  • Gunakan butter berkualitas. Butter memberikan rasa gurih dan tekstur lembut pada nastar.
  • Jangan terlalu lama mengocok adonan. Jika adonan terlalu lama dikocok, tekstur nastar bisa menjadi keras.
  • Gunakan tepung protein rendah. Jenis tepung ini membantu menghasilkan tekstur kue yang lebih lembut.
  • Selai harus benar-benar kering. Jika selai terlalu basah, nastar bisa retak atau lembek saat dipanggang.
  • Panggang dengan suhu stabil. Suhu yang terlalu tinggi bisa membuat bagian luar cepat cokelat tetapi bagian dalam belum matang.

Nastar bukan hanya kue kering biasa. Kehadirannya seolah menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan di hari kemenangan.

Saat toples nastar dibuka dan aroma butter bercampur selai nanas tercium, rasanya seperti mengingatkan kita pada momen silaturahmi, tawa keluarga, dan kebahagiaan Idulfitri.

Editor Siti Anisatusshalihah

 

TERKAIT
- Advertisment -