BerandaBeritaUji Petik KDMP Ranjeng Dinilai Berjalan Baik, Tinggal Penambahan Stok Barang

Uji Petik KDMP Ranjeng Dinilai Berjalan Baik, Tinggal Penambahan Stok Barang

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Kementerian Koperasi melakukan uji petik pengawasan operasional, verifikasi, dan validasi fisik Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Serang, Banten.

Kegiatan uji petik tersebut dilakukan untuk memastikan tata kelola koperasi, kelayakan usaha, serta kondisi di lapangan berjalan sesuai ketentuan.

KDMP Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, dipilih menjadi lokasi uji petik karena dinilai memiliki tata kelola koperasi yang sudah baik dan layak menjadi percontohan.

Uji petik ini juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap kesiapan koperasi desa sebelum program dijalankan secara lebih luas.

Secara nasional, terdapat empat daerah yang menjadi lokasi uji petik Kementerian Koperasi, yakni Provinsi Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Untuk wilayah Banten, KDMP Ranjeng menjadi satu-satunya koperasi desa yang dipilih dalam pelaksanaan uji petik tersebut.

Kepala Bidang Penilaian Kesehatan Kementerian Koperasi, Febri Andri Yadi, mengatakan pelaksanaan uji petik di KDMP Ranjeng menunjukkan hasil yang cukup baik.

Menurutnya, hasil uji petik memperlihatkan koperasi telah berjalan sesuai sistem yang diharapkan, meski masih diperlukan penambahan stok barang untuk mendukung operasional gerai.

“Tentu ini juga akan jadi suatu kebijakan seperti apa yang akan dikeluarkan nantinya. Karena sekarang baru satu (Ranjeng yang diuji petik) nanti kalau sudah diimplementasikan ke seluruh koperasi desa di Kabupaten Serang, tentu jumlahnya akan sangat masif,” ujarnya.

Febri menjelaskan, pasca launching KDMP, pihak kementerian masih menunggu kebijakan lanjutan terkait mekanisme pengisian barang dan perpindahan operasional ke gerai baru.

Baca Juga: Jadi Percontohan Nasional, KMP Ranjeng Terima Modal Rp68 Juta

Dalam uji petik tersebut, salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian ialah stok barang subsidi.

“Apalagi ini tadi disampaikan memang ada permasalahan stok barang subsidi, entah pupuk, beras, minyak dan lainnya. Ini yang akan coba diselesaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Diskoumperindag Kabupaten Serang, M. Rifqi, mengatakan hasil uji petik menunjukkan bahwa kelembagaan, usaha bisnis, hingga infrastruktur KDMP Ranjeng sudah cukup mendukung.

“Alhamdulillah tadi pas kesimpulan sudah tercapai. Pertama, kelembagaannya. Kedua, dengan usaha bisnisnya. Ketiga, infrastrukturnya juga mendukung. InsyaAllah secepatnya sudah ada pendistribusian,” ujar Rifqi.

Ia berharap, hasil uji petik ini dapat mempercepat proses distribusi barang dan operasional gerai KDMP di Kabupaten Serang. Pemerintah juga akan terus melakukan pembinaan agar koperasi desa mampu berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Diketahui, launching KDMP yang sebelumnya dilakukan Presiden diperuntukkan bagi gerai yang telah siap beroperasi. Dari total 1.061 KDMP yang diresmikan, masih terdapat beberapa batch lain yang nantinya juga akan menyusul untuk diresmikan secara bertahap.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -