Banten tv.com – Di tengah ragam kuliner tradisional Banten yang sarat makna, lepet ketan kacang merah hadir sebagai panganan sederhana yang menyimpan filosofi kebersamaan. Dibungkus rapi dengan daun pisang dan diikat kuat, lepet bukan sekadar makanan, melainkan simbol eratnya tali silaturahmi dalam tradisi masyarakat Banten.
Asal Usul dan Daerah
Lepet dikenal luas di wilayah Banten pesisir dan pedesaan, terutama di Serang, Pandeglang, dan Lebak. Makanan ini kerap disajikan saat hari besar keagamaan, kenduri, hajatan, hingga Lebaran. Dalam budaya setempat, lepet dimaknai sebagai perlambang ngalepet atau “mengikat”, yakni mengikat hubungan keluarga, tetangga, dan sesama.
Baca Juga: Resep Sop Buntut Empuk & Gurih, Menu Hangat Penangkal Flu di Musim Hujan
Berbeda dengan lepet di daerah lain yang umumnya hanya berisi ketan dan kelapa, lepet khas Banten menggunakan kacang merah sebagai isian, sehingga menghadirkan warna, tekstur, dan rasa yang lebih kaya.
Ciri Khas Lepet Ketan Kacang Merah Banten
- Rasa gurih dominan dari santan dan kelapa parut
- Tekstur empuk dan padat, tidak lembek maupun keras
- Isian kacang merah utuh dengan sensasi legit dan kontras
- Aroma alami daun pisang dan pandan tanpa tambahan perisa
- Direbus dalam waktu lama sehingga lebih awet dan nikmat saat dingin
Baca Juga: Air Rebusan Jagung, Ternyata Banyak Manfaat Tersembunyi di dalamnya!
Resep Lepet Ketan Kacang Merah Khas Banten
Bahan-bahan:
- 1 kg beras ketan, cuci bersih dan rendam 1–2 jam
- 150 gram kacang merah kering, rendam semalaman lalu rebus hingga empuk
(atau 250 gram kacang merah basah) - 150 gram kelapa parut setengah tua
- 800 ml santan kelapa
- 1 sdm garam (sesuai selera)
- 1 lembar daun pandan (opsional)
- Daun pisang secukupnya untuk membungkus
- Tali atau serat daun pisang secukupnya
Cara Membuat:
- Siapkan kacang merah
Rebus kacang merah hingga empuk, tiriskan, lalu sisihkan. - Campurkan bahan
Masukkan beras ketan, kacang merah rebus, kelapa parut, garam, dan santan ke dalam panci atau wajan besar. Aduk hingga tercampur rata. - Masak adonan
Masak di atas api sedang sambil terus diaduk hingga santan menyusut dan adonan mengering seperti proses mengaron nasi. Tambahkan daun pandan untuk aroma. - Bungkus lepet
Ambil adonan secukupnya lalu bungkus dengan daun pisang. Bentuk memanjang atau pipih sesuai selera. - Ikat lepet
Ikat dengan tali secukupnya agar lepet padat dan tidak terbuka saat direbus. - Rebus
Rebus lepet dalam air mendidih selama ± 2,5 jam hingga matang sempurna. Pastikan seluruh lepet terendam air. - Tiriskan dan dinginkan
Angkat, tiriskan, dan biarkan dingin sebelum disajikan. Lepet akan semakin padat dan gurih setelah dingin.
Tips Agar Lepet Empuk, Gurih, dan Tahan Lama
- Rendam beras ketan minimal 1 jam agar tidak keras
- Gunakan santan segar untuk rasa gurih maksimal
- Jangan terlalu banyak kelapa parut agar tidak cepat basi
- Rebus dengan api stabil dan jangan terburu-buru
- Dinginkan lepet sebelum disimpan agar tidak berair
Lepet ketan kacang merah khas Banten membuktikan bahwa kelezatan tidak selalu lahir dari bahan mahal, melainkan dari kesabaran proses dan kekayaan tradisi. Sepotong lepet bukan sekadar pengganjal lapar, tetapi juga pengikat kenangan, budaya, dan rasa syukur yang diwariskan lintas generasi.
Editor : Erina Faiha