Bantentv.com – Memelihara kucing bukan hanya sekadar hobi bagi sebagian orang. Tingkahnya yang lucu dan menggemaskan sering kali membuat suasana rumah terasa lebih hidup dan menyenangkan. Tidak sedikit pula yang merasa lebih tenang setelah bermain atau sekadar mengelus kucing peliharaan mereka.
Namun, di balik kelucuannya, muncul pertanyaan menarik. Benarkah memelihara kucing bisa memberikan manfaat kesehatan, bahkan menurunkan risiko penyakit jantung?
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa memelihara hewan peliharaan, termasuk kucing, memang dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.
Interaksi dengan kucing diketahui mampu membantu mengurangi stres, menurunkan tekanan darah, hingga meningkatkan suasana hati.
Salah satu penelitian dari University of Minnesota, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang yang tidak memelihara kucing memiliki risiko meninggal akibat penyakit jantung sekitar 30 hingga 40 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang memelihara kucing.
Temuan tersebut dikaitkan dengan efek relaksasi yang muncul saat seseorang berinteraksi dengan hewan peliharaan. Ketika seseorang merasa lebih tenang, tekanan darah dapat menurun dan risiko penyakit jantung pun ikut berkurang.
Tak hanya itu, memelihara kucing juga memiliki sejumlah manfaat lain yang telah dibuktikan melalui berbagai penelitian ilmiah.
1. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Penelitian di Australia yang melibatkan 5.741 responden menemukan bahwa pemilik hewan peliharaan cenderung memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan.
Efek relaksasi saat berinteraksi dengan kucing dipercaya menjadi salah satu faktor utama.
2. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Memeluk atau mengelus kucing dapat merangsang pelepasan hormon endorfin yang membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.
Selain itu, bermain dengan kucing juga dapat meningkatkan energi dan membuat seseorang merasa lebih rileks.
3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Penelitian dari University of Minnesota menyebutkan bahwa memelihara kucing dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 30–40 persen.
Hal ini berkaitan dengan kemampuan kucing dalam membantu mengurangi stres yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.
4. Membantu Anak dengan Autisme
Studi dari University of Missouri menunjukkan bahwa anak dengan autisme mengalami peningkatan interaksi sosial ketika memiliki hewan peliharaan.
Kucing dapat membantu anak merasa lebih nyaman dan meningkatkan kemampuan komunikasi.
5. Membantu Meredakan Nyeri Tulang dan Otot
Kucing sering mengeluarkan suara dengkuran atau purring dengan frekuensi 20–140 Hz yang dipercaya membantu penyembuhan tulang, sendi, dan otot.
Suara tersebut juga memberikan efek menenangkan bagi manusia.
6. Meningkatkan Kesehatan Mental
Berinteraksi dengan kucing dapat memicu pelepasan hormon oksitosin yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan dan kedekatan emosional.
Hal ini membantu mengurangi kesepian dan meningkatkan kesehatan mental.
7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Memelihara kucing juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, terutama pada anak-anak.
Anak yang tumbuh bersama hewan peliharaan cenderung memiliki risiko lebih rendah terhadap alergi dan gangguan pernapasan.
Memelihara Kucing Bukan Sekadar Hobi
Memelihara kucing bukan hanya memberikan hiburan semata. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa interaksi dengan kucing dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental.
Mulai dari menurunkan stres, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, manfaat memelihara kucing cukup beragam dan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Meski memiliki banyak manfaat, pemilik kucing tetap perlu memperhatikan kebersihan dan kesehatannya. Pastikan kucing mendapatkan vaksinasi, makanan sehat, serta lingkungan yang bersih.
Dengan perawatan yang baik, manfaat memelihara kucing bisa dirasakan secara optimal. Selain memberikan kebahagiaan, kehadiran kucing juga dapat membantu menjaga kesehatan pemiliknya.