Bantentv.com – Setelah mencatat penguatan selama enam hari berturut-turut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berbalik arah dan ditutup melemah pada perdagangan Kamis, 8 Januari 2026. IHSG turun 19,34 poin atau 0,22 persen ke level 8.925,47.
Pada sesi pertama, IHSG sempat bergerak di zona hijau dan menyentuh level psikologis 9.000.
Namun memasuki sesi kedua, tekanan jual meningkat sehingga indeks terkoreksi dan sempat menyentuh level terendah di 8.918,41.
Aktivitas perdagangan terpantau tetap ramai. Tercatat 328 saham menguat, 380 saham melemah, dan 250 saham stagnan.
Baca Juga: Update Harga Emas: Turun dari Rp2,584 Juta ke Rp2,57 Juta per Gram
Nilai transaksi mencapai Rp28,78 triliun, dengan volume 51,58 miliar saham dan frekuensi 3,71 juta kali transaksi.
Secara sektoral, enam sektor berhasil menguat, dipimpin sektor transportasi dan logistik yang naik 1,67 persen, disusul sektor infrastruktur sebesar 1,38 persen dan properti sebesar 1,09 persen.
Sementara itu, lima sektor mengalami pelemahan, dengan sektor barang baku mencatat koreksi terdalam sebesar 2,93 persen.
Tekanan juga terjadi pada sektor teknologi yang turun 0,62 persen dan sektor keuangan yang melemah 0,61 persen.
Adapun saham-saham dengan penguatan terbesar antara lain SMLE, KOCI, RLCO, KIJA, dan PBSA.
Sedangkan saham-saham yang mencatat pelemahan terdalam di antaranya MHKI, TRIN, OPMS, INPC, dan NRCA.