Serang, Bantentv.com — Seorang asisten rumah tangga (ART) asal Kampung Lemah Abang, Kelurahan Warung Jaud, Kota Serang, diduga meninggal dunia setelah beberapa kali mengalami kekerasan oleh mantan suaminya. Korban yang merupakan ibu dari dua anak itu meninggal pada Rabu, 14 Januari 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RS Jannah, korban diduga mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam. Jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Kakak ipar korban, Sholeh, mengungkapkan bahwa dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bukan pertama kali dialami almarhumah.
“Almarhumah sudah beberapa kali mengalami kekerasan. Bahkan sebelumnya sempat menjalani operasi akibat penganiayaan yang dilakukan terduga pelaku,” kata Sholeh.
Baca Juga: ART Jadi Korban Penusukan di Kota Serang, Terduga Pelaku Suami Sendiri
Ia menyebut korban sebelumnya juga pernah mengalami penganiayaan hingga harus menjalani operasi.
“Kami sangat terpukul. Kami berharap kepolisian mengusut kasus ini secara tuntas agar keadilan bagi almarhumah bisa ditegakkan,” ujarnya.
Terduga pelaku berinisial S, diketahui merupakan mantan suami korban dan berdomisili di Kubang Apu, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang.
Berdasarkan keterangan keluarga, S tidak memiliki pekerjaan tetap setelah diberhentikan dari sebuah showroom sepeda motor di wilayah Trondol.
Keluarga menyebut, kekerasan yang dialami korban juga berdampak pada kondisi psikologis anak-anaknya. Salah satu anak korban diketahui sempat menyaksikan langsung aksi kekerasan tersebut.
“Anak-anaknya sangat terpukul. Salah satu anak bahkan pernah melihat langsung kejadian kekerasan terhadap ibunya,” ungkapnya.
Korban dan terduga pelaku diketahui telah lama berpisah. Proses perceraian keduanya bahkan dijadwalkan resmi selesai pada Kamis, 16 januari 2026.
Hingga kini, pihak keluarga berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan secara tuntas dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku.