Minggu, Mei 19, 2024
BerandaBeritaSambut PEMSEA (PNLG) dan CSS, DBMSDA Kabupaten Tangerang Tata Pesisir Pantai Utara

Sambut PEMSEA (PNLG) dan CSS, DBMSDA Kabupaten Tangerang Tata Pesisir Pantai Utara

Tangerang, Bantentv.com – Menyambut pertemuan 20 negara dalam event Internasional Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Government (PNLG) pada Oktober 2022 mendatang, Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai melakukan penataan kawasan wisata Urban Aquaculture Ketapang Mauk, Kamis, 8 September 2022.

Semua kegiatan ini merupakan wujud nyata Pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam menata pesisir pantai Utara. Upaya program ini agar kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik, pulih dan bangkit.

Diketahui kegiatan PEMSEA rencananya akan diikuti okeh 20 negara dan puluhan kepala daerah dari seluruh negara. PEMSEA sendiri merupakan bentuk kerjasama dari komunitas Pemerintah Kota atau Kabupaten di Asia timur yang memiliki kawasan masyarakat pesisir. Kabupaten Tangerang sendiri menjadi tuan rumah dalam pagelaran PEMSEA Meeting Summit 2022, menyambut kunjungan PEMSEA Oktober.

Kepala UPT V Pada Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Agung Rumedi mengatakan, pihaknya melakukan beberapa kegiatan rutin guna menunjang acara Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Government (PNLG) Tahun 2022, antara lain membersihkan semak-semak rumput liar sepanjang jalan raya Rajeg sampai dengan kawasan Ciketapang Mauk sepanjang 5,7 Km, untuk menata kembali dan membersihkan sampah sampah yang ada.

“Kami juga melaksanakan normalisasi sungai Ciketapang, agar menjadi bersih dan nyaman bagi tamu negara nanti bilamana melintas di wilayah Ciketapang, sehingga seluruh sungai tidak terlihat kotor dan kumuh, dan pembuang sungai ciketapang, sedimen yang cukup tinggi dan sampah sampah yang ada di sungai sudah kita bersihkan seluruhnya,” ucapnya.

Memasuki kawasan ciketapang mauk (Mangrove), pihaknya juga melaksanakan normalisasi sungai Ciketapang, secara mekanis dan manual, menggunakan tenaga dan alat berat, itu adalah langkah langkah dan upaya kami dari bidang sumber daya air.

“Tapi di bidang lain juga ada beberapa faktor pendukung lainnya, yaitu dari mulai exit pintu tol kedaton Cikupa, jalan raya Cikupa – Pasarkemis, jalan raya Pasarkemis – Rajeg Tanjangakan, jalan raya Rajeg – jalan raya Mauk, sampai dengan lokasi Ciketapang Mauk, kami melaksanakan kegiatan perbaikan jalan, perbaikan sampai dengan saat ini sudah berjalan dan bahkan sudah ada beberapa yang selesai, agar tamu negara bisa melintas dengan nyaman,” ungkapnya.

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR