Serang, Bantentv.com – Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Serang, Banten, Latiyah, akhirnya kembali ke tanah air setelah mengalami sakit pendarahan saat bekerja di Arab Saudi.
Selama sembilan bulan bekerja di luar negeri, Latiyah harus menjalani isolasi selama empat bulan akibat kondisi kesehatannya yang terus memburuk.
Latiyah mengungkapkan, pendarahan yang dialaminya diduga merupakan dampak pasca melahirkan yang diperparah oleh beban kerja berat di luar tugas utamanya.
Selama bekerja, ia kerap diminta mengangkat beban berat, sehingga kondisi fisiknya semakin melemah.
Baca Juga: Empat Bulan Terisolasi di Arab Saudi, Latiyah Akhirnya Pulang ke Indonesia
Akibat sakit tersebut, Latiyah tidak dapat melanjutkan pekerjaannya dan harus menjalani isolasi. Pengalaman ini meninggalkan trauma mendalam, sehingga ia mengaku tidak ingin kembali bekerja ke luar negeri.
“Setelah kejadian ini saya trauma, kalau bisa saya tidak mau kerja ke luar negeri lagi,” ujar Latiyah.
Kasus yang dialami Latiyah sempat viral setelah ia mengunggah video permohonan bantuan di media sosial, yang kemudian mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Baca Juga: PMI Asal Kabupaten Serang Segera Dipulangkan, Proses Masuki Tahap Akhir
Proses pemulangan Latiyah berhasil direalisasikan berkat koordinasi lintas instansi, mulai dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Serang yang bersurat ke Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Arab Saudi di Riyadh, hingga ditembuskan ke BP3MI Banten.
Pemulangan yang semula dijadwalkan dua minggu tersebut akhirnya dapat dipercepat menjadi satu minggu tanpa dipungut biaya.
Kini, Latiyah telah kembali berkumpul bersama keluarga di Kabupaten Serang dan tengah fokus menjalani pemulihan kondisi kesehatannya.
Editor : Erina Faiha