Cilegon, Bantentv.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) saat ini tengah fokus pada penerapan manajemen talenta. Namun, sekitar 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cilegon masih belum mengisi data manajemen talenta.
Kepala BKPSDM Kota Cilegon, Joko Purwanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait manajemen talenta sesuai arahan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ia menegaskan bahwa pengisian manajemen talenta merupakan tanggung jawab masing-masing ASN, bukan dilakukan oleh BKPSDM Kota Cilegon.
“Ini arahan dari BKN untuk mensosialisasikan manajemen talenta seluruh pejabat administrator,” katanya.
Berdasarkan data BKPSDM Kota Cilegon, jumlah ASN di lingkungan Pemkot Cilegon mencapai 5.753 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.026 ASN telah mengisi profil manajemen talenta, sementara 4.727 lainnya masih belum melakukan pengisian.
Joko menegaskan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot Cilegon untuk dapat segera mengisi profile di manajemen talenta.
“Kalau ga upload ya salah sendiri, kami sudah memberitahu dari sekarang untuk mengisi data-datanya,” tegasnya.
Baca Juga: BKPSDM Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Mulai Bulan Depan
Manajemen talenta menjadi acuan untuk melalukan rotasi mutasi pejabat di lingkungan Pemkot Cilegon untuk menghindari diskriminatif.
Terdapat beberapa ASN yang masuk dalam penilaian boks manajemen talenta pads nomor 7,8,9 dengan yang mendekati kriteria secara langsung dari sistem manajemen talenta.
“Kriterianya itu dari kinerja, potensi, tingkat pendidikan, terlibat dalam tim, dapat penghargaan, nilai dari pimpinan, hasil assesment bagus atau tidak, dan lain-lain,” ungkapnya.
Jika ASN yang masuk dalam boks manajemen talenta 1,2,3 perlu dilakukan pembinaan lebih lanjut dari BPK.
“Pembinaannya tergantung dari BPK, apakah diturunkan jabatannya atau dipindahkan kemana itu bukan hak saya,” pungkasnya.