31.1 C
Serang
Kamis, November 30, 2023
BerandaBeritaMengenal Dua Lagu Daerah Asli Kota Serang

Mengenal Dua Lagu Daerah Asli Kota Serang

Serang, Bantentv.com – Kota Serang baru saja berulang tahun pada 10 Agustus lalu. Walau sudah berlalu, namun kemeriahan seluruh warga Kota Serang menyambut Hari Ulang Tahun Ibu Kota Provinsi Banten tersebut masih berlangsung hingga saat ini. Berbagai rangkaian acara seperti Pawai Budaya dan Serang Fair yang dibuka pada Sabtu, 20 Agustus lalu turut memeriahkan hari jadi ke-15 Kota Serang.

Dalam gelaran Pawai Budaya, melalui penampilan para talent, masyarakat Kota Serang dihibur dengan dua lagu daerah asal Serang. Lagu yang berjudul “Aje Kendor” dan “Kota Serang Madani” merupakan ciptaan warga Kota Serang, Evie Shofiyah Usman yang juga Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang.

Dua lagu ini menggunakan bahasa daerah asli Serang yakni bahasa bebasan alias bahasa Jawa Banten.

Salah satu lagu yang berjudul “Aje Kendor” sendiri merupakan tagline yang diusung Pemerintah Kota Serang di bawah pimpinan Walikota Syafrudin dan Wakil Walikota Subadri Ushuludin. Lirik lagunya yang unik memperkenalkan pendengar musik dengan bahasa daerah asli Serang yakni bebasan. Selain itu, aransemen lagu yang enak didengar membuat siapapun yang mendengarkan tak akan bosan untuk mengulangnya.
Mengenal lebih dalam lirik lagu serta artinya, berikut ini ditampilkan lirik lagu dan terjemahannya:

“Aje Kendor”

Katuran rawuh mame (Mari datang bapak) 2X
Ati kulane berag kepetuk mame (Hati saya senang bertemu bapak)
Katuran rawuh mame (Mari datang bapak) 2X
Ati kulane berag kumpul sereng mame (Hati saya senang kumpul bersama bapak)
Nasehat kangge kule (Nasihat untuk saya)
Sedanten kedah semangat (Semua harus semangat)
Semangat ibadahe lan belajare (Semangat ibadahnya dan belajarnya)
Nasehat kangge kule (Nasihat untuk saya)
Sedanten kedah semangat (Semua harus semangat)
Semangat medamele lan aje kendor (Semangat ibadahnya dan jangan kendur)
Aje aje kendor, aje aje kendor, aje aje kendor, aje kendor (Jangan jangan kendur, jangan jangan kendur, jangan jangan kendur, jangan kendur)

“Kota Serang Madani”

Assalamu’alaikum dulur dulur Sedanten (Assalamu’alaikum saudara-saudara semua)
Kepetuk malih sereng kule warge Kota Serang (Bertemu lagi dengan saya warga Kota Serang)
Masyarakate sing ramah, sopan lan esak (Masyarakatnya yang ramah, sopan dan penyayang)
Religi jiwane santri ngebekas ning ati (Religius jiwanya santri membekas di hati)
Kule seneng sereng Kota Serang (Saya senang dengan Kota Serang)
Kota serang kedah teras maju (Kota Serang harus terus maju)
Kule ayun ngabdi ning kota puniki (Saya ingin mengabdi di kota ini)
Kangge kota serang sing madani (Untuk Kota Serang yang madani)
Katah cagar budaya Mesjid Agung Banten, Surosowan sing megah, kotane sejarah (Banyak cagar budaya Masjid Agung Banten, Surosowan yang megah, kotanya sejarah)

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Komentar Pengunjung