Serang, Bantentv.com – Warga Kampung Panggulingan, Desa Panunggulan, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, berinisiatif memperbaiki jalan rusak secara swadaya setelah puluhan tahun tak kunjung mendapat perbaikan.
Perbaikan jalan rusak yang dilakukan oleh warga dengan secara patungan tersebut sebagai bentuk rasa kekesalan, lantaran sudah lama tak kunjung diperbaiki dan kondisinya sangat memprihatinkan.
Salah seorang warga Kampung Panggulingan Karidan, mengaku sengaja melakukan swadaya bersama masyarakat untuk bisa memperbaiki jalan yang rusak, mengingat kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan dan bahkan susah untuk dilewati.
“Kami sebagai warga kesal melihat Kondisi jalan yang rusak, akhirnya kami berinisiatif untuk swadaya agar bisa memperbaiki jalan ini,” ungkapnya Rabu, 6 Mei 2026.
Baca Juga: Bertahun-tahun Rusak, Jalan di Desa Panunggulan Ditanami Pohon Pisang
Ia menjelaskan, dari hasil swadaya yang dikumpulkan, akhirnya mampu untuk bisa membeli urugan untuk memperbaiki jalan rusak tersebut.
“Alhamdulillah dari hasil iuran masyarakat ini akhirnya mampu untuk membeli berangkal dua dump truk untuk menguruk jalan rusak ini,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengaku, miris melihat kondisi jalan dalam keadaan rusak tersebut dan warga pun menilai tidak sesuai moto Kabupaten Serang Bahagia.
“Kami sebagai warga ingin jalan ini bagus, agar kami bisa bahagia melihat jalan bagus,” tuturnya.
Kepala Desa Panunggulan Dulhani mengatakan, bahwasannya swadaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk bisa memperbaiki jalan rusak tersebut sebagai bentuk rasa kekesalan.
“Mungkin warga kesel dan akhirnya inisiatif untuk swadaya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi jalan rusak yang diperbaiki oleh warga itu merupakan berstatus milik Pemerintah Kabupaten Serang dan kondisinya jalan rusak di desanya ada sepanjang empat kilometer.
“Ini jalan statusnya punya kabupaten, saya selaku kepala desa udah mengajukan tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” pungkasnya.
Warga Desa Panunggulan berharap kepada pemerintah terkait agar secepatnya memperbaiki jalan rusak tersebut, lantaran sudah bertahun-tahun kondisinya rusak parah dan menghambat pergerakan ekonomi masyarakat.
Editor : Erina Faiha