Serang, Bantentv.com – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengingatkan para orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anak mereka. Ini agar mereka tidak terjerumus dalam praktik judi online dan penyalahgunaan narkoba.
Imbauan itu disampaikan saat kegiatan Salat Jumat Keliling di Masjid Jammi Baitul Iffah. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukamanah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Jumat 19 September 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Banten. Di antaranya Dirbinmas Kombes Pol Imam Tarmudi, Kabidpropam Kombes Pol Murwoto, Kabidhumas Kombes Pol Didik Hariyanto, serta Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno.
Menurut Hengki, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Banten saat ini relatif aman dan kondusif.
Ia menilai hal itu tak lepas dari kerja sama antara aparat kepolisian, ulama, dan tokoh masyarakat. Peran aktif warga juga sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah.
Baca Juga: Upacara di SMAN 1 Serang, Wakapolda Singgung Narkoba hingga Balap Liar
“Alhamdulillah, di Banten masih kondusif. Ini tentu berkat doa para kyai, ulama, dan masyarakat. Terlebih Banten dikenal dengan sebutan Seribu Ulama Sejuta Santri,” kata Hengki.
Meski begitu, Kapolda tetap menyoroti ancaman serius dari judi online dan narkoba yang marak belakangan ini. Ia meminta orang tua untuk tidak lengah dalam mengawasi anak-anak mereka.
“Saya mengajak para orang tua untuk lebih aktif menjaga putra-putrinya. Ini penting agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif seperti judi online dan narkoba yang kini menjadi keprihatinan kita bersama,” ujarnya.
Hengki menambahkan, Polda Banten terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program seperti Jumat Keliling. Selain itu, Subuh Keliling, Warbinling, hingga kegiatan sosial juga dilakukan.
Program-program itu, kata dia, bertujuan menyerap aspirasi sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Kapolda juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Ada Kapolsek, Bhabinkamtibmas, hingga Danramil dan Babinsa yang siap menerima laporan. Karena TNI-Polri adalah milik masyarakat,” tutup Hengki.
Editor: AF Setiawan