Pandeglang, Bantentv.com – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, permintaan hewan kurban, khususnya sapi, mulai mengalami peningkatan di Kabupaten Pandeglang. Sejumlah peternak sapi di daerah tersebut mengaku kebanjiran pesanan dari berbagai wilayah.
Salah satu peternak yang merasakan lonjakan permintaan sapi kurban adalah Ari Praganta, pemilik Peternakan Sapi Jawara di Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat untuk berkurban membuat penjualan sapi belakangan ini meningkat dibanding sebelumnya. Ari mengatakan, dari total 250 ekor sapi yang disiapkan, sekitar 230 ekor telah terjual.
Baca Juga: Pemkab Serang Siapkan 87 Juleha untuk Pemotongan 1.000 Domba Kurban
Untuk harga sapi, Ari menjelaskan, saat ini harga termurah berada di kisaran Rp19,5 juta dengan bobot sekitar 250 kilogram.
Sementara sapi dengan bobot mencapai satu ton dijual hingga Rp85 juta. Harga sapi tersebut naik sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per ekor dibanding tahun lalu.
“Sampai saat ini Alhamdulillah sudah hampir 80% yang terjual dari stok yang ada, meskipun harga tahun ini ada kenaikan dibanding tahun sebelumnya, masih banyak masyarakat yang ingin berkurban,” ujar Ari Praganta.

Permintaan sapi kurban tidak hanya datang dari wilayah Pandeglang dan sekitarnya, tetapi juga dari luar daerah.
Salah seorang pembeli asal Jakarta, Ali Nurul Haq, mengaku sengaja membeli hewan kurban dari Pandeglang karena harga dinilai masih cukup terjangkau.
“Sementara saat ini saya beli tujuh ekor dulu, jika nanti ada penambahan, bisa hubungi lagi ke pemiliknya,” kata Ali Nurul Haq.
Sebagai bentuk pelayanan kepada konsumen, pihak peternakan juga memberikan fasilitas pemeliharaan gratis bagi pembeli hingga hari pengambilan sapi. Selain itu, biaya pakan dan pengiriman sapi juga ditanggung oleh pihak peternakan.