Bantentv.com – Pemerintah China resmi membatasi produksi dan penayangan drama pendek China (dracin) bertema romansa CEO kaya jatuh cinta dengan gadis miskin.
Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya kritik publik terhadap alur cerita. Alur tersebut dinilai tidak realistis dan berpotensi membentuk persepsi keliru di masyarakat.
Pembatasan tersebut tertuang dalam regulasi baru yang diterbitkan Administrasi Radio dan Televisi Nasional China (NRTA) pada 2024.
Aturan ini secara khusus menyasar drama pendek (dracin) bergenre romansa bisnis. Genre tersebut kerap mengglorifikasi kekayaan, kekuasaan, dan pernikahan lintas kelas sosial secara berlebihan.
Baca Juga: Gaya Sederhana Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Jam Seiko hingga Dracin
Berdasarkan laporan Global Times, otoritas Tiongkok menegaskan bahwa konten hiburan tidak boleh mengagungkan pernikahan dengan individu atau keluarga kaya dan berpengaruh.
Kreator juga diperingatkan agar tidak sengaja menampilkan kekayaan dan kekuasaan sebagai daya tarik utama cerita.
NRTA menekankan pentingnya prinsip realisme dalam produksi drama, terutama yang menggambarkan dunia wirausaha.
Alur cerita diharapkan mencerminkan nilai kerja keras, profesionalisme, dan dinamika sosial yang masuk akal.
Salah satu akun WeChat yang berafiliasi dengan China Press and Publishing Media Group Co. Ltd, Guangdianshijie, menyebut para kreator diminta tidak membungkus kisah yang tidak masuk akal dengan dalih realisme atau teknik artistik semata.
Narasi yang terlalu berlebihan dinilai dapat mendistorsi persepsi publik terhadap pengusaha China. Selain itu, dapat merusak citra komunitas wirausaha secara keseluruhan, terutama di mata generasi muda.
Melalui regulasi ini, pemerintah China mendorong industri hiburan untuk menyesuaikan arah cerita, menjauhi tema romansa yang menonjolkan kekayaan ekstrem.
Namun, lebih menghadirkan konten yang lebih mendidik, proporsional, serta relevan dengan realitas sosial.