BerandaBeritaHarga Ikan Laut Naik, Omzet Pedagang di Rangkasbitung Turun

Harga Ikan Laut Naik, Omzet Pedagang di Rangkasbitung Turun

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Harga ikan laut di Pasar Tradisional Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Kenaikan harga ikan laut tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya, sehingga berdampak pada berkurangnya pasokan hasil tangkapan nelayan.

Kondisi cuaca yang tidak bersahabat menyebabkan aktivitas melaut terganggu dan berimbas langsung pada ketersediaan ikan laut di pasaran.

Akibatnya, sejumlah pedagang ikan laut di Pasar Rangkasbitung mengaku mengalami penurunan omzet hingga 50 persen karena minat beli masyarakat menurun seiring kenaikan harga.

Baca Juga: Gagal Panen Picu Lonjakan Harga Cabai di Pasar Rangkasbitung

Sejumlah komoditas ikan laut seperti cumi-cumi, ikan kembung, udang, tenggiri, hingga ikan kue mengalami kenaikan harga rata-rata sekitar Rp20.000 per kilogram.

Kenaikan harga ikan laut tersebut terjadi hampir merata pada berbagai jenis ikan yang menjadi kebutuhan harian masyarakat. Selain ikan laut, harga ikan air tawar seperti ikan mas juga ikut mengalami lonjakan.

Salah seorang pedagang ikan laut di Pasar Rangkasbitung, Evi, mengatakan kenaikan harga ikan laut sudah terjadi sejak sekitar 10 hari terakhir. Menurutnya, cuaca buruk membuat nelayan kesulitan melaut sehingga pasokan ikan laut berkurang drastis.

“Cumi dari harga Rp60.000 sekarang jadi Rp80.000 sampai Rp100.000 per kilogram. Ikan kembung dari Rp35.000 naik jadi Rp40.000 bahkan ada yang Rp50.000. Udang juga naik dari Rp40.000 jadi Rp50.000 sampai Rp100.000, tenggiri dari Rp100.000 jadi Rp120.000,” ujar Evi saat ditemui di lapaknya.

Evi menambahkan, kenaikan harga ikan laut tersebut berdampak langsung pada omzet penjualan. Banyak pembeli memilih menunda pembelian karena harga yang dinilai lebih mahal dibandingkan sebelumnya.

“Banyak pembeli yang memilih menunda pembelian setelah mengetahui harga ikan yang lebih mahal,” ucapnya.

Sementara itu, pedagang ikan mas, Yadi Mulyadi, mengungkapkan bahwa kenaikan harga juga terjadi pada komoditas ikan air tawar. Harga ikan mas yang sebelumnya dijual Rp35.000 per kilogram kini naik menjadi Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram.

“Kenaikan ini karena di daerah Cirata banyak ikan yang mati akibat penyakit, jadi stok berkurang,” ujar Yadi.

Di sisi lain, seorang pembeli bernama Yuni mengaku terpaksa mengurangi jumlah pembelian ikan akibat kenaikan harga ikan laut. Ia menyebutkan, harga ikan kembung yang biasa dibeli Rp35.000 per kilogram kini naik menjadi Rp40.000.

“Biasanya beli satu kilo, sekarang paling setengah kilo,” ungkapnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -