Pandeglang, Bantentv.com – Suasana merah mendominasi pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang pada Selasa, 28 April 2026.
Ratusan kader PDI Perjuangan dari berbagai tingkatan, mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga Ranting, memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan langsung pengukuhan struktur partai di tingkat kecamatan.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Ribka Tjiptaning selaku Ketua DPP PDI Perjuangan.
Kehadirannya memberikan dorongan semangat bagi para pengurus PDI Perjuangan yang baru dilantik, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di daerah.
Dalam arahannya, Ribka menegaskan bahwa kekuatan utama PDI Perjuangan terletak pada militansi kader di tingkat bawah. Ia menggambarkan PAC dan Ranting sebagai akar rumput yang memiliki daya tahan kuat dalam berbagai dinamika politik.
“Kalau PAC itu akar rumput, begitu diinjak di sini mati, timbul di sebelah sana. Di situ dibakar, muncul di sana. Artinya apa? Anak ranting ini tidak pernah mati,” tegas Ribka di hadapan kader PDI Perjuangan yang hadir.
Ia juga mengingatkan bahwa pengurus PDI Perjuangan tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi harus mampu menguasai wilayah hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Baca Juga: PDI Perjuangan Lebak Lantik 28 PAC, Perkuat Mesin Partai Hadapi Pemilu
Menurutnya, struktur organisasi PDI Perjuangan tidak akan memiliki makna tanpa didukung basis massa yang kuat di lapangan.
Hal senada disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Ade Sumardi. Ia menegaskan bahwa posisi struktural dalam PDI Perjuangan merupakan tanggung jawab ideologis yang tidak ringan, sehingga tidak boleh dipandang sebagai sekadar simbol atau gaya politik semata.
Dalam kesempatan tersebut, Ade juga menyinggung keberadaan foto Prananda Prabowo yang terpampang dalam kegiatan. Ia menyebut hal itu merupakan amanat langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan.
“Ini adalah amanat Ibu Ketua Umum yang menugaskan Mas Prananda Prabowo untuk mengevaluasi dan memonitoring seluruh kader, mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah,” jelas Ade.
Ia menambahkan bahwa seluruh aktivitas kader PDI Perjuangan saat ini berada dalam pemantauan dan evaluasi yang ketat untuk memastikan jalannya mesin partai tetap sesuai dengan garis organisasi.
“Kita semua dimonitoring dan dievaluasi. Tidak hanya DPP, tapi semuanya. Makanya, kita harus satu rampak barisan,” pungkasnya.
Dengan selesainya proses pelantikan ini, PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang kini memiliki struktur kepengurusan baru di tingkat kecamatan.