Pandeglang, Bantentv.com – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Pandeglang dipastikan bakal lebih berwarna. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Pandeglang resmi menggelar kegiatan bertajuk “Ramadan Ceria”, ajang pencarian bakat untuk mengasah kreativitas dan karakter generasi muda.
Kegiatan ini menghadirkan dua kategori lomba bagi pelajar tingkat SD dan SMP sederajat, yakni Lomba Menyanyi Religi (solo) serta Lomba Da’i Cilik (Pildacil/ceramah solo).
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Pandeglang, Nuriah, menyebut kegiatan ini sebagai ruang positif untuk membangun kepercayaan diri anak-anak.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Gekrafs Pandeglang. Ini bukan hanya ajang lomba, tetapi juga proses pembinaan karakter dan mental generasi muda melalui panggung kreatif yang religius,” ujar Nuriah, Selasa, 3 Maret 2026.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-25 Banten, Gekrafs Pandeglang Gelar Lomba Mancing
Ketua DPC Gekrafs Pandeglang, Muhamad Agus Salim, menegaskan seluruh rangkaian lomba tidak dipungut biaya. Hal itu dilakukan agar seluruh anak di Pandeglang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Kami ingin Ramadan menjadi momentum terbaik untuk menumbuhkan bakat sekaligus nilai keislaman. Pendaftaran gratis agar semua anak punya peluang tampil,” tegasnya.
Pendaftaran dibuka sejak 25 Februari hingga 8 Maret 2026 tanpa biaya. Proses penyisihan dilaksanakan secara daring pada 25 Februari hingga 10 Maret 2026. Sementara grand final akan digelar pada 12 Maret 2026 di Tribun Alun-alun Pandeglang.
Baca Juga: Pengurus DPC Gekrafs Pandeglang Resmi Dikukuhkan
Panitia menerapkan sistem kombinasi daring dan luring untuk memudahkan peserta. Setiap sekolah diperbolehkan mengirimkan maksimal tiga perwakilan untuk masing-masing kategori. Peserta diwajibkan mengenakan busana sopan, rapi, dan sesuai norma sekolah.
Melalui kegiatan ini, Gekrafs berharap “Ramadan Ceria” dapat menjadi ikon baru dalam ekosistem ekonomi kreatif di Pandeglang dengan memadukan nilai seni dan religiusitas.
Editor : Erina Faiha