BerandaBeritaDorong Industri Hilirisasi, Banten Perkuat Daya Saing Investasi

Dorong Industri Hilirisasi, Banten Perkuat Daya Saing Investasi

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten komitmen dorong industri hilirisasi. Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi realisasi investasi Triwulan IV dan Semester II periode Januari–Desember tahun 2025 di Rahaya Resort, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa 27 Januari 2026.

Dihadiri Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah. Rapat koordinasi realisasi investasi Triwulan IV dan Semester II periode Januari–Desember tahun 2025 yang digelar DPMPTSP Banten juga dihadiri oleh Direktur Strategi dan Tata Kelola Hilirisasi Ahmad Faisal Suralaga yang turut menjadi pemateri pada kesempatan tersebut.

Mengangkat pembahasan yang fokus pada strategi hilirisasi investasi di Provinsi Banten. Dalam paparannya, Faisal menegaskan bahwa hilirisasi menjadi bagian dari 8 Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, dalam rangka meningkatkan nilai tambah dalam negeri.

“Hilirisasi merupakan bagian dari delapan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Melalui hilirisasi, kita ingin meningkatkan nilai tambah di dalam negeri agar sumber daya yang dimiliki tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” ujar Ahmad Faisal Suralaga.

Baca Juga: Dana Riset Perguruan Tinggi Naik Rp4 Triliun, Akademisi Diminta Fokus Swasembada Pangan dan Energi

Arahan pusat tersebut direspon positif oleh Kepala DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti. Virgo menyebut, hilirisasi menjadi PR pemerintah daerah, dimana dengan mendorong industri hilirisasi dampak yang akan dirasakan akan lebih luas, tidak hanya menambah nilai jual produk, tetapi juga meningkatkan serapan tenaga kerja di Provinsi Banten.

“Hilirisasi menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Dengan mendorong industri hilirisasi, dampaknya akan lebih luas, tidak hanya meningkatkan nilai jual produk, tetapi juga memperbesar penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten,” kata Virgojanti.

Baca Juga: Retret Usai: Kepala Daerah Siap Berjuang untuk Rakyat

Membuka acara, Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi capaian realisasi investasi Banten yang mencapai 130,2 triliun rupiah di sepanjang tahun 2025. Untuk itu, Dimyati mendorong agar masyarakat dapat aktif menjaga iklim investasi dalam rangka membangun ekonomi daerah.

“Capaian realisasi investasi Banten yang mencapai Rp130,2 triliun sepanjang 2025 patut kita apresiasi. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim investasi agar pembangunan ekonomi daerah terus berjalan,” ungkap Ahmad Dimyati Natakusumah.

Pada realisasi investasi Januari hingga Desember 2025, Provinsi Banten menduduki peringkat 4 nasional, di bawah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -