Serang, Bantentv.com – Debit air di Bendung Pamarayan Baru, Kabupaten Serang, terpantau meningkat hingga 433 meter kubik per detik pada Kamis pagi, 15 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Meski demikian, kondisi bendung masih dinyatakan aman dan terkendali, tanpa status siaga banjir.
Berdasarkan data petugas bendung, tinggi muka air (TMA) di hulu tercatat 13,00 Mdpl, sementara TMA di hilir berada di angka 7,80 Mdpl. Adapun tinggi muka air pada mercu bangunan ukur hilir mencapai 130 sentimeter.
Untuk menjaga stabilitas aliran, Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) melakukan pengaturan pintu pengendali banjir. Sejumlah pintu dibuka secara terukur guna mengendalikan debit air sungai.
“Hari ini pintu pengendali banjir nomor 1, 3, 5, dan 6 masing-masing dibuka setinggi 120 sentimeter, sementara pintu nomor 4 dibuka 60 sentimeter,” ujar Humas BBWSC3, Maretha Ayu, dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Debit Air Sungai Ciujung Menurun, Bendung Pamarayan Baru Kembali Normal
Sementara itu, aliran irigasi baik pada intake barat maupun timur masih ditutup sementara.
Outflow irigasi tercatat nol meter kubik per detik, dengan bukaan pintu intake masing-masing 0 sentimeter.
Meski cuaca di sekitar Bendung Pamarayan Baru terpantau gerimis, pengelola memastikan kondisi masih dalam kendali.
Petugas bendung terus melakukan pemantauan debit dan TMA secara berkala untuk mengantisipasi potensi kenaikan debit akibat curah hujan lanjutan.
BBWSC3 mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya jika hujan dengan intensitas tinggi terjadi dalam durasi panjang.