BerandaBeritaBupati Serang Dorong BLUD Profesional, Mandiri, dan Transparan

Bupati Serang Dorong BLUD Profesional, Mandiri, dan Transparan

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mendorong BLUD Kabupaten Serang bekerja profesional, mandiri, transparan, dan berorientasi layanan prima. Oleh karena itu, menjadi blud profesional adalah kunci keberhasilan.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan BLUD Kabupaten Serang bertema Peningkatan Tata Kelola Kelembagaan BLUD yang Efektif.

“Forum ini harus dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi, menguatkan kapasitas, dan merumuskan solusi atas kendala,” ujar Zakiyah,

Bimtek BLUD Bidang Kesehatan 2025 digelar Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Serang pada 13–14 Agustus 2025.

Kegiatan berlangsung di Hotel Pesona Krakatau Anyer, Kecamatan Cinangka, dan dibuka Bupati Serang pada Rabu malam.

Bupati Zakiyah menegaskan, bimtek tidak boleh hanya menjadi seremonial formalitas tanpa manfaat nyata.

“Kegiatan ini harus membekali peserta dengan pemahaman komprehensif dan panduan aplikatif mengelola BLUD,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan kelembagaan BLUD menjadi agenda prioritas 100 hari kerja untuk mempercepat reformasi birokrasi.

BLUD diharapkan mampu mewujudkan pelayanan publik berbasis kinerja nyata yang dirasakan langsung masyarakat.

Selain itu, Bupati Zakiyah menyebut, pembentukan BLUD langkah fundamental reformasi tata kelola keuangan daerah.

“BLUD memberi fleksibilitas agar unit teknis cepat merespons kebutuhan masyarakat dengan inovasi dan efisiensi,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas pelayanan ditentukan kompetensi, komitmen, dan integritas para pelaksana BLUD.

Sementara, Ketua Panitia Febrian Ripera menyampaikan, bimtek bertujuan meningkatkan tata kelola kelembagaan BLUD profesional dan efektif.

Ia berharap seluruh Puskesmas dan Labkesda mengelola kelembagaan lebih baik, efisien, dan akuntabel.

“Pelayanan optimal kepada masyarakat menjadi tujuan utama pelaksanaan bimtek ini,” katanya.

Peserta berjumlah 64 orang, dua perwakilan dari setiap Puskesmas dan Labkesda Kabupaten Serang.

Sementara narasumber berasal dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI dan Inspektorat Kabupaten Serang.

Editor: Siti Anisatusshalihah

TERKAIT
- Advertisment -