Serang, Bantentv.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Permai Maju Sejahtera, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande Kabupaten Serang dalam waktu dekat berencana akan melakukan panen ikan nila sebanyak kurang lebih hampir 2,5 ton.
Rencananya panen ikan nila ini merupakan hasil dibudidayakan perdana yang mereka kembangkan selama empat bulan sebagai bentuk mendukung program ketahanan pangan dan upaya penguatan ekonomi berbasis potensi desa.
Bendahara BUMDes Permai Maju Sejahtera Bagus Kusuma Wijaya, mengatakan bahwasanya budidaya ikan nila yang tengah dilakukan ini menggunakan sistem kolam ras dan kolam tanah.
Baca Juga: BUMDes Waringinkurung Panen 4 Ton Cabai Rawit, Dorong Ekonomi Warga
Ia menjelaskan, adapun ikan nila yang dibudidayakan ini dengan jumlah populasi yang ditabar ada sebanyak 13,500 ekor dan perkiraan akan menghasilkan panen kurang lebih hampir 2,5 ton.
Bagus mengaku, selama budidaya ini pihaknya telah melakukan hasil panen sebanyak lima kuintal dan rencananya pada bulan depan akan di panen semua.
“Budidaya ikan ini kita bagi dua sistem kolam ras dan kolam tanah, dan kemarin hasil budidaya sempat di panen sebanyak lima kuintal, rencana bulan depan akan dipanen semua,” ungkap Kamis 30 April 2026.

Kepala Desa Cikande Permai Dayari, mengaku pihaknya akan terus mendukung dan mendorong unit usaha yang tengah dikembangkan oleh BUMDes agar bisa semakin maju dan berkembang sesuai dengan ketentuan.
“Sesuai ketentuan kita akan terus mendukung program ketahanan pangan yang ada di desa,” ucapnya.
Dayari menambahkan, budidaya yang tengah dilakukan oleh BUMDes terbilang berhasil dikarenakan sebentar lagi akan menghasilkan panen yang jumlahnya cukup lumayan banyak.
Namun disisi lain, BUMDes Cikande Permai juga mengalami sedikit kendala terkait dalam hal pemasarannya hasil panen tersebut dikarenakan panen yang cukup banyak dan belum ada pasar serta harus dijual secara parsial.
Untuk itu Pemdes Cikande Permai berharap kepada pihak terkait terutama Pemkab Serang untuk dapat membantu terkait pemasaran hasil budidaya yang dilakukan oleh bumdes dan bisa mengakomodir demi mendukung program ketahanan.
“Hasil budidaya ikan nila ini cukup bagus, namun ada sedikit kendala di pemasaran, saya berharap pemda bisa membantu mengakomodir penjualan ikan ini,” pungkasnya.