Serang, Bantentv.com – Intensitas curah hujan yang tinggi pada Sabtu hingga Minggu kemarin menyebabkan sejumlah wilayah di Provinsi Banten terdampak banjir.
Beberapa daerah yang dilaporkan mengalami banjir di antaranya wilayah Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.
Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah tersebut dipicu oleh hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Banten dalam waktu yang cukup lama.
Akibatnya, air meluap dan menggenangi permukiman warga sehingga menimbulkan dampak cukup luas bagi masyarakat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, mengatakan bahwa banjir terjadi di beberapa daerah setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan laporan dari BPBD kabupaten dan kota, jumlah warga yang terdampak banjir mencapai puluhan ribu jiwa.
Baca Juga: BPBD Banten Catat 1.001 Rumah Tergenang Banjir
Menurut data yang dihimpun BPBD, sekitar 10.862 kepala keluarga terdampak banjir di sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Sementara jumlah warga yang terkena dampak banjir mencapai sekitar 26.263 jiwa, dengan rumah yang terendam banjir tercatat sebanyak 5.925 unit.
Sejak menerima laporan terjadinya banjir, BPBD Provinsi Banten bersama BPBD kabupaten dan kota langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan. Petugas diterjunkan untuk membantu warga terdampak banjir sekaligus melakukan evakuasi jika diperlukan.
“BPBD Provinsi dan BPBD Kabupaten/Kota ke lapangan memberikan bantuan langsung ke masyarakat yang membutuhkan, kita terjunkan perahu karet,” tutur Lutfi.
Selain menerjunkan personel, BPBD juga menyiapkan sejumlah peralatan pendukung untuk penanganan banjir, seperti perahu karet serta tenda pengungsian bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal sementara.
Lutfi menambahkan bahwa banjir yang terjadi di Kota Cilegon, khususnya di wilayah Bojonegara, memang sempat cukup deras. Namun kondisi banjir tersebut tidak berlangsung lama karena air relatif cepat surut.
“Kalau yang di Cilegon, di Bojonegara, banjir dipicu oleh banyaknya aktivitas tambang, sehingga bukit yang ada di daerah tersebut mengalami kerusakan dan tidak lagi mampu menahan aliran air saat hujan deras,”
Pemerintah daerah melalui BPBD terus memantau perkembangan kondisi banjir di berbagai wilayah Banten. Langkah penanganan dan bantuan kepada warga terdampak banjir juga terus dilakukan hingga kondisi di lapangan dinyatakan aman dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.