Serang, Bantentv.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Serang menggelar kegiatan skrining kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa, 19 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 104 warga binaan menjalani pemeriksaan HIV, TBC, dan Hepatitis sebagai upaya deteksi dini penyakit menular di lingkungan rutan.
Dari total 104 warga binaan yang diperiksa, terdiri dari 67 warga binaan laki-laki dan 37 warga binaan perempuan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Serang serta Puskesmas setempat.
Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Serang, Aldi Abdullah Faqih mengatakan, kegiatan screening kesehatan rutin dilakukan setiap enam bulan sekali guna memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau.
Baca Juga: Ratusan Warga Warunggunung Kabupaten Lebak Ikuti Skrining Kesehatan Paru Gratis
Menurut Aldi, langkah tersebut juga menjadi upaya pencegahan penyebaran penyakit menular di dalam lingkungan rutan yang memiliki tingkat aktivitas dan interaksi cukup tinggi antar warga binaan.
“Hasil skrining ini penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan sejak dini agar dapat segera dilakukan penanganan apabila ditemukan penyakit menular,” ujar Aldi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh warga binaan dinyatakan negatif HIV dan TBC. Namun, ditemukan tiga warga binaan laki-laki yang positif mengidap hepatitis.
Baca Juga: Deteksi Dini HIV dan Hepatitis C, Lapas Rangkasbitung Gelar Mobile VCT
Dengan rincian, satu warga binaan mengidap Hepatitis C dan dua warga binaan lainnya mengidap Hepatitis B.
Meski ditemukan kasus hepatitis, pihak Rutan Serang belum melakukan pemisahan kamar terhadap warga binaan tersebut. Namun petugas akan melakukan pemantauan kesehatan secara intensif serta penanganan lanjutan untuk memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap stabil dan tidak terjadi penyebaran penyakit.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan skrining juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.
Editor : Erina Faiha